"Tahun depan kita akan bangun pabrik di Lampung," kata Presiden Direktur SOBI Haryanto Adikoesoemo di sela paparan publik di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (16/12/2008).
Pabrik tersebut akan memproduksi tapioka sebanyak 250 metrik ton per hari. Sumber pembiayaan investasi tersebut menggunakan kas internal. Saat ini perseroan memiliki cash flow sebesar Rp 150 miliar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya jelas dia, perseroan telah memiliki dua pabrik dengan kapasitas 350 metrik ton per hari. Nantinya, bahan baku tapioka ini akan diproses menjadi sorbitol.
"Perbandingan sekitar 1:0,8. Jadi 1 sorbitol diproduksi dengan 0,8 tapioka," katanya.
Haryanto mengungkapkan, karena produksi tepung tapioka akan digunakan untuk bahan baku sorbitol maka pembangunan pabrik tersebut tidak akan mempengaruhi secara signifikan pada nilai penjualan.
"Mungkin hanya berpengaruh pada efisiensi harga pokok," katanya.
Mengenai proyeksi 2009, Direktur SOBI Copra mengungkapkan, perseroan masih mengkaji target ke depan dengan melihat kondisi perekonomian yang diperkirakan mengalami pelambatan.
"Tentunya kita akan lebih konservatif. Maunya sih naik tapi kita lihat saja pasar," katanya.
Untuk menyikapi hal itu perseroan berupaya menambah variasi pelanggan yang akan memfokuskan pada pelanggan kecil dan menengah. Bagi pelanggan lama, SOBI akan memberikan harga yang kompetitif sesuai dengan kondisi pasar.
(dro/ir)











































