Pada penutupan perdagangan saham Selasa (16/12/2008) IHSG turun 16,442 poin (1,21%) menjadi 1.342,836. Perdagangan saham hari ini mencatat transaksi sebanyak 50.327 kali, dengan volume 3,031 miliar unit saham, senilai Rp 1,928 triliun. Sebanyak 59 saham naik, 76 saham turun dan 61 saham stagnan.
Berikut review IHSG oleh eTrading Securities:
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jatuhnya bursa regional dipicu oleh kecemasan para investor terhadap resesi global yang akan menghambat pertumbuhan perekonomian. Sementara harga minyak stabil di level US$ 44/barrel, bahkan sempat menyentuh US$ 50/barrel kemarin dibalik antisipasi para investor terhadap rapat OPEC yang akan digelar di Algeria Rabu besok.
IHSG ditutup melemah 16,4 poin ke level 1.342,86 dengan nilai transaksi mencapai Rp1,9 trilliun. Lonjakan IHSG kemarin menembus level psikologis 1.300 mendorong para investor untuk melakukan aksi profit taking pada beberapa saham unggulan seperti AALI (-3,58%), BUMI (-3,06%), dan PGAS (-5,37%).
Selama intraday indeks tak pernah menembus zona positif, praktis sampai penutupan sesi kedua hanya ada 3 sektor yang ditutup menguat yaitu industri dasar, konsumen , dan manufaktur. Turunnya harga premium dan solar yang menjadi katalis penguatan indeks kemarin masih berpotensi turun menurut Sri Mulyani di Gedung DPR, Senayan, hari ini.
Untuk perdagangan besok indeks diestimasikan akan rebound seiring kebijakan the Fed mengumumkan interest rate paling lambat malam ini dan pernyataan gubernur Bank Sentral China yang mengindikasikan akan memangkas suku bunga acuannya bulan ini. Indeks Dow Future berada di level 8.600 (+0,22%). (ir/lih)











































