Aktivitas bisnis underwriting juga turun secara signifikan karena hanya sedikit perusahaan yang menerbitkan obligasi maupun go public dan right issue, karena kondisi pasar yang tidak kondusif sejak akhir kuartal I-2008.
Hal tersebut disampaikan Analis Pefindo Julius Teddy dalam acara outlook ekonomi 2009 di kantor Pefindo, Kuningan, Jakarta, Rabu (17/12/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Julius mengatakan pada 2009 Pefindo memandang bahwa sektor sekuritas akan tetap bergejolak dan menghadapi kondisi yang tidak pasti. Perlu waktu yang tidak sebentar bagi sektor ini untuk pulih dari situasi ini.
Tekanan risiko bisnis masih akan tetap tinggi di sektor ini. Profitabilitas juga akan tetap tertekan dan perusahaan sekuritas akan melakukan efisiensi besar-besaran dan konsolidasi intensif dampak krisis yang terjadi kepada industri ini terutama kepada perusahaan-perusahaan sekuritas yang diperingkat oleh Pefindo terkait dengan potensi peningkatan risiko kredit, risiko likuiditas, solvensi dan risiko pasar.
"Sampai saat ini rating perusahaan sekuritas yang diturunkan oleh Pefindo adalah BNI Sekuritas dari idBBB+/stable menjadi idBBB/creditwatch negative karena penurunan profitabilitas dan permodalan serta kondisi pasar modal yang tidak baik," ujarnya. (dnl/qom)










































