Perusahaan farmasi, PT Kimia Farma Tbk (KAEF) memprediksi kemungkinan terjadinya penurunan laba bersih tahun 2009 hingga 9,2% karena adanya krisis keuangan global.Dalam materi paparan publik Kimia Farma yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (18/12/2008) disebutkan target laba setelah pajak tahun 2009 mencapai Rp 48,7 miliar. Turun 9,2% dibandingkan target hingga akhir 2008.
Kimia Farma mengaku akan tetaf fokus menjadi salah satu industri yang memproduksi obat-obat generik dan mendistribusikannya ke seluruh Indonesia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perusahaan memiliki 352 apotek yang dilengkapi dengan klinik dan laboratorium klinik serta jaringan distribusi sebanyak 41 unit di semua provinsi.
Perusahaan BUMN ini menargetkan penjualan konsolidasi tahun 2009 mencapai Rp 3,08 triliun atau tumbuh 15,7% dari prognisa tahun 2008. (ir/qom)











































