Transaksi Repo Saham Netto AB Turun Jadi Rp 1,7 Triliun

Transaksi Repo Saham Netto AB Turun Jadi Rp 1,7 Triliun

- detikFinance
Kamis, 18 Des 2008 17:36 WIB
Transaksi Repo Saham Netto AB Turun Jadi Rp 1,7 Triliun
Jakarta - Nilai transaksi bersih gadai saham (repurchase agreement/repo) yang dilakukan melalui anggota bursa menurun menjadi Rp 1,7 triliun. Pada awal November lalu jumlahnya masih sebesar Rp 2 triliun.

"Net-nya terakhir saya cek Rp 1,7 triliun. Turun dari posisi waktu itu (bulan lalu) sebesar Rp 2 triliun," ujar Direktur Perdagangan Fix Income dan Derivatif, Keanggotaan dan Partisipan BEI, Guntur Pasaribu dalam paparan di kantornya, SCBD, Jakarta, Kamis (18/12/2008).

Guntur menjelaskan bahwa angka tersebut diperoleh dari transaksi repo sebesar Rp 3,1 triliun versus reverse repo sebesar Rp 4,8 triliun, sehingga netnya sebesar Rp 1,7 triliun.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Repo adalah penjualan aset dengan perjanjian untuk pembelian kembali atas underlying aset yang sama. Reverse repo adalah sebaliknya, pembelian kembali aset-aset tersebut ketika tenggat perjanjian berakhir," jelas Guntur.

Mengacu pada nilai net tersebut, Guntur menjelaskan, artinya masih ada repo yang belum dibeli balik oleh para penggadai saham kepada pihak sekuritas senilai Rp 1,7 triliun.

Kendati jumlah tersebut masih cukup banyak, namun selama satu bulan terakhir sudah ada eksekusi beli balik repo senilai kurang lebih Rp 300 miliar. Pada awal November lalu, Guntur pernah menyebutkan net transaksi repo yang dilaporkan anggota-anggota bursa pada BEI sebesar Rp 2 triliun.

Angka Rp 2 triliun tersebut dilaporkan oleh sekitar 45 anggota bursa setelah sebelumnya seluruh anggota bursa mendapatkan surat edaran dari BEI agar melaporkan setiap transaksi repo saham yang difasilitasi oleh anggota bursa. Meski pelaporan masih bersifat sukarela, namun nilainya sudah mencapai Rp 2 triliun melibatkan 45 anggota bursa atas saham-saham berlikuiditas tinggi. (dro/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads