βWIKA telah memenangkan proyek baru di Riau senilai Rp 202 miliar untuk pembangunan gedung SMU dan sport center,β ujar Direktur Utama WIKA, Bintang Perbowo dalam siaran persnya, Jumat (19/12/2008).
Dengan diperolehnya kontrak baru tersebut, total order proyek perseroan sudah mencapai Rp 14,5 triliun. Angka tersebut sudah melampaui target order semula sebesar Rp 14,1 triliun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski tutup tahun sudah dalam hitungan hari dan angka Rp 3 triliun kontrak di triwulan IV tidak tercapai, namun nilai order proyek yang diperoleh WIKA telah melampaui target.
Hingga triwulan III lalu, WIKA membukukan pendapatan sebesar Rp 4,565 triliun, naik 75,6% dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 2,599 triliun. Melonjaknya pendapatan dikontribusikan kenaikan kontrak konstruksi infrastruktur dan gedung yang kontribusinya sebesar 67,2% dari pendapatan. Pada pos laba bersih, WIKA membukukan angka sebesar Rp 84,9 miliar, naik 18,5% dari sebelumnya Rp 71,6 miliar.
Sementara hingga akhir tahun, perseroan menargetkan pendapatan sebesar Rp 6,5 triliun, naik 54,76% dari pendapatan tahun lalu sebesar Rp 4,2 triliun. Laba bersih tahun ini diperkirakan bakal mencapai Rp 152,03 miliar, naik 17,85% dibanding perolehan laba tahun lalu sebesar Rp 129 miliar.
Untuk kinerja tahun 2009, perseroan memproyeksikan pendapatan sebesar Rp 7,2 triliun, naik 10,77% dibanding proyeksi pendapatan di 2008 sebesar Rp 6,5 triliun. Proyeksi laba bersih tahun depan diperkirakan bakal mencapai Rp 183,3 miliar, naik 20,56% dibanding proyeksi laba bersih 2008 sebesar Rp 152,03 miliar.
(dro/ir)











































