"Perseroan menargetkan pendapatan Rp 100 miliar tahun depan," ujar Direktur Keuangan AHAP, Bayu Widdhisiadji dalam paparan di gedung Bursa Efek Indonesia, SCBD, Jakarta, Jumat (19/12/2008).
Target pendapatan perseroan tahun ini adalah sebesar Rp 70 miliar. Dengan demikian, perseroan menargetkan pertumbuhan 42,85% tahun depan. Strategi perseroan untuk mencapai target tersebut adalah dengan memfokuskan pada sektor konsumer.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara tahun depan, perseroan mengalokasikan belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar Rp 1 miliar. Capex akan dipenuhi dari kas internal yang merupakan hasil penerbitan saham terbatas (rights issue) sebelumnya.
"Capex akan kami penuhi dari sisa right issue sebesar Rp 15,2 miliar," jelas Bayu.
Bayu mengatakan, dana hasil right issue akan dialokasikan perseroan sebagai penjaminan kredit,operasional perusahaan serta investasi lainnya. Sementara dana capex akan digunakan untuk peningkatan kinerja perseroan seperti perbaikan sistem infrastruktur AHAP.
"Kami akan luncurkan pelayanan berbasis teknologi secara elektronik dan juga pelayanan penerbitan polis berbasis internet IC21 serta e-cargo," ujarnya.
Sementara mengenai rencana ekspansi cabang yang saat ini 8 cabang, Bayu menuturkan AHAP belum berencana mendirikan cabang kembali. Alasannya maksimalisasi cabang akan ditingkatkan.
"Rencana akuisisi masih belum ada dan untuk cabang kami akan maksimalisasikan yang ada dulu," imbuhnya. (dro/ir)











































