Sebelum pasar saham dibuka, Jumat waktu AS (19/12/2008), Presiden AS George W Bush mengumumkan dana talangan US$ 17,4 miliar yang sebesar US$ 13,4 miliar bisa langsung digunakan untuk General Motors dan Chrysler yang sedang diambang kebangkrutan.
Indeks Dow Jones Industrial Average pada penutupan perdagangan Jumat waktu AS (19/12/2008) turun 25,88 poin (0,3%) ke level 8.579,11. Sedangkan Nasdaq naik 11,95 poin (0,77%) ke posisi 1.564,32 serta Standard & Poor's 500 juga naik tipis 2,60 poin (0,2%) menjadi 887,88.Β Β Β Β
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beberapa analis juga terlihat pesimistis dan menilai penyelamatan sektor otomotif hanya menunda kebangkrutan satu atau lebih perusahaan otomotif di AS.
Saham GM langsung meroket 22% menjadi US$ 4,49 per saham. Sementara saham Ford yang belum akan memakai dana darurat itu, sahamnya juga naik 3,87% menjadi US$ 2,95 per saham. Sedangkan saham Chrysler tidak diperdagangkan di publik.
Perdagangan saham di Wall Street praktis tinggal hanya beberapa hari ke depan. Karena pekan depan transaksi saham tidak penuh sepekan karena libur Natal. Transaksi pekan depan diprediksi sudah mulai tipis karena investor besar tidak akan terlalu banyak ambil posisi. (ir/ir)











































