Wall Street Respons Pelan Bailout Otomotif

Wall Street Respons Pelan Bailout Otomotif

- detikFinance
Sabtu, 20 Des 2008 11:30 WIB
Wall Street Respons Pelan Bailout Otomotif
New York - Bursa saham di Wall Street ditutup bervariasi di akhir pekan. Pemberian dana darurat untuk sektor otomotif senilai US$ 17,4 miliar tidak banyak mendorong Wall Street karena pelaku pasar mulai bersiap sambut libur akhir tahun.

Sebelum pasar saham dibuka, Jumat waktu AS (19/12/2008), Presiden AS George W Bush mengumumkan dana talangan US$ 17,4 miliar yang sebesar US$ 13,4 miliar bisa langsung digunakan untuk General Motors dan Chrysler yang sedang diambang kebangkrutan.

Indeks Dow Jones Industrial Average pada penutupan perdagangan Jumat waktu AS (19/12/2008) turun 25,88 poin (0,3%) ke level 8.579,11. Sedangkan Nasdaq naik 11,95 poin (0,77%) ke posisi 1.564,32 serta Standard & Poor's 500 juga naik tipis 2,60 poin (0,2%) menjadi 887,88.Β Β Β  Β 

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Meski di awal perdagangan pelaku pasar menyambut positif, namun pelaku pasar terus mengkaji masih adanya pelemahan ekonomi, melihat program-program stimulus dan intervensi pemerintah dan menghitung valuasi saham yang masih rendah," kata analis Briefing seperti dilansir dari AFP, Sabtu (20/12/2008).

Beberapa analis juga terlihat pesimistis dan menilai penyelamatan sektor otomotif hanya menunda kebangkrutan satu atau lebih perusahaan otomotif di AS.

Saham GM langsung meroket 22% menjadi US$ 4,49 per saham. Sementara saham Ford yang belum akan memakai dana darurat itu, sahamnya juga naik 3,87% menjadi US$ 2,95 per saham. Sedangkan saham Chrysler tidak diperdagangkan di publik.

Perdagangan saham di Wall Street praktis tinggal hanya beberapa hari ke depan. Karena pekan depan transaksi saham tidak penuh sepekan karena libur Natal. Transaksi pekan depan diprediksi sudah mulai tipis karena investor besar tidak akan terlalu banyak ambil posisi. (ir/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads