Pada penutupan perdagangan saham Senin (22/12/2008) IHSG turun tipis 2,977 poin (0,22%) menjadi 1.345,308. Pada sesi I, IHSG sempat melemah hingga 16,701 poin (1,24%) menjadi 1.331,584.
Saham-saham bank dan tambang kena sasaran aksi jual pelaku pasar. Turunnya harga minyak yang kini di level US$ 33 per barel membuat saham-saham komoditas ikut terpukul. Sementara pelemahan saham perbankan karena pelaku pasar cemas akan adanya perlambatan pertumbuhan di 2009 akibat masih ketatnya likuiditas. Â
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pertama, kasus sengketa atas tuntutan dari PT Siemens Indonesia dan Siemens Pte Ltd di Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI) yang sedang dihadapi PGN.
Kedua, PGN kemungkinan akan mengalami rugi kurs dalam laporan keuangan 2008. Karena terjadi perbedaan kurs yang besar antara kurs di awal tahun di level 9.000-an per dolar dan akhir tahun menjadi 11.000-an per dolar AS.
Ketiga, kemungkinan terjadinya penyesuaian harga kontrak PGN dengan pelanggannya terkait dengan terus turunnya harga minyak dunia. "Itu semua yang sedang berkembang di pasar," kata Alfatih.
Indeks LQ-45 turun 0,819 poin (0,3%) menjadi 268,186 dan Jakarta Islamic Index (JII) naik 2,318 poin (1,07%) menjadi 218,646.
Perdagangan saham hari ini agak sepi dengan mencatat transaksi sebanyak 45.571 kali, dengan volume 2,033 miliar unit saham, senilai Rp 1,271 triliun. Sebanyak 62 saham naik, 86 saham turun dan 47 saham stagnan.
Saham-saham yang turun harganya antara lain, Bank Negara Indonesia (BBNI) turun Rp 50 menjadi Rp 690, Perusahaan Gas Negara (PGAS) turun Rp 200 menjadi Rp 1.800, Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) turun Rp 100 menjadi Rp 6.950, United Tractors (UNTR) turun Rp 200 menjadi Rp 4.400 dan Indofood Sukses Makmur (INDF) turun Rp 10 menjadi Rp 920.
Sedangkan saham-saham yang naik harganya antara lain, Bumi Resources (BUMI) naik Rp 40 menjadi Rp 910, Astra Internasional (ASII) naik Rp 250 menjadi Rp 11.100 dan Telkom (TLKM) naik Rp 250 menjadi Rp 7.050.
Pelemahan IHSG mengikuti bursa regional seperti Hang Seng turun 3,34%, KOSPI turun 0,12%, Shanghai turun 1,52%, STI Singapura turun 2,08%, Taiwan turun 3,39%. Sedangkan Nikkei naik 1,57%.   Â
(ir/qom)











































