"Sinar Mas tidak tertarik di telekomunikasi. Kita memang telah kuasai 6,2% saham BTEL melalui Sinarmas Sekuritas, tapi dia hanya mewakili klien untuk pembelian tersebut," kata Direktur Utama SMMA, Edward H. Hadidjaja dalam paparan publik di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (22/12/2008).
Edward menegaskan dengan memegang 6,2% saham BTEL melalui Sinarmas Sekuritas, bukan karena Sinarmas mau masuk sektor telekomunikasi. "Saya cuma bisa ngomong segitu saja, tidak bisa panjang-panjang lagi," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Grup Sinarmas sebelumnya dikabarkan bernegosiasi dengan Grup Bakrie untuk membeli 20%-60% saham PT Bakrie Telecom Tbk namun hal tersebut telah dibantah.
(ir/qom)











































