Pergerakan IHSG pada perdagangan Selasa (23/12/2008) masih akan lesu karena tidak ada sentimen positif yang bisa memacu pasar. Bursa global pun terlihat mulai sepi.
Indeks KOSPI Korea Selasa pagi ini dibuka melemah 1% atau 11,46 poin menjadi 1.168,15. Sedangkan bursa saham Jepang libur nasional dan baru akan buka lagi pada Rabu besok.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada penutupan perdagangan Senin waktu AS (22/12/2008), indeks Dow Jones Industrial Average ditutup turun 59,42 poin (0,69%) ke level 8.519,69. Indeks Standard & Poor's 500 turun 16,25 poin (1,83%) ke level 871,63 dan Nasdaq melemah 31,97 poin (2,04%) ke level 1.532,35.
Perdagangan di Wall Street sangat terbatas, dengan volume yang sangat tipis. Pergerakan tipis ini diperkirakan terjadi hingga sepanjang pekan ini, seiring dengan pendeknya hari perdagangan karena ada libur natal.
Β Β Β Β Β Β Β
Sementara pada penutupan perdagangan saham Senin kemarin (22/12/2008) IHSG turun tipis 2,977 poin (0,22%) menjadi 1.345,308.
Berikut rekomendasi saham dari perusahaan sekuritas.
Optima Securities
Tertekan saham PGAS membuat IHSG turun tipis 2,9 poin (0,2%) menjadi 1.345.Transaksi tercatat masih tipis hanya Rp 1,2 triliun di tengah bursa Asia yangΒ juga cenderung melemah. Investor terlihat wait and seeΒ kondisiΒ pasar lebih lanjut menjelang libur panjang. Pergerakan indeks diperkirakan masih flat dikisaran 1.320-1.360 dengan pilihan saham: BDMN, ASII, CTRA, dan UNVR.
eTrading Securities
Bursa Indonesia pada awal pekan kemarin bergerak melemah dan akhirnya ditutup melemah tipis 2,9 poin (0,2%) ke level 1345,3 dengan trading value yang kembali tipis. Sejak awal perdagangan, indeks langsung tertekan di teritori negatif dan bahkan sempat menyentuh level 1327 sebelum akhirnya rebound signifikan pada akhir-akhir perdagangan. Tekanan pada mayoritas sektor mining dan energy-related masih terlihat cukup kuat karena harga minyak masih berada di kisaran level US$35-40/barrel. Sementara sektor property dan consumer berhasil menahan laju penurunan indeks.
Sementara bursa US kemarin bergerak mixed dengan kecenderungan melemah setelah sentimen bail-out industri otomotif telah terfaktorkan sepenuhnya. Investor kembali khawatir dengan outlook kinerja perusahaan ke depan dengan kondisi perlambatan ekonomi dan melemahnya consumer spending di US. Toyota Motor Corp. dan Walgreen Co. kembali menurunkan earning forecastnya untuk tahun depan. Indeks Dow kembali melemah 0,7%, Nasdaq -2%, dan S&P500 -1,8%.
Harga minyak kembali turun dibawah US$40/barrel seiring kekhawatiran pemotongan produksi OPEC tidak akan mampu mengatasi penurunan demand akibat krisis global. Mayoritas bursa Asia pada perdagangan hari ini dibuka kembali melemah, KOSPI -1,5%, AORD -0,3%, Taiwan -1,1% dan STI +0,7%.
Bursa Indonesia sendiri kami perkirakan masih akan bergerak mixed dengan kecenderungan melemah meneruskan penurunan selama 3 hari berturut-turut. Indeks secara teknikal masih berada dalam bearish term dengan target support indeks di level 1240. Sektor energy-related dan mining diperkirakan masih akan tertekan seiring lemahnya harga minyak di pasar dunia. Perdagangan hari ini juga diperkirakan masih akan sepi seiring suasana liburan yang sudah terasa di pasar. Rentang pergerakan indeks hari ini akan berada pada rentang 1313 - 1376. (ir/ir)











































