Produk RDPT pertama ini dinamai Bahana Private Equity Pelabuhan (Bahana PE Pelabuhan) dengan total penawaran Rp 325 miliar.
Reksa dana ini menawarkan peluang investasi di pelabuhan karena Bahana PE Pelabuhan akan berinvestasi dalam pembiayaan pembangunan yang dilakukan oleh EastKal Supply Base di Penajam Balikpapan, Kalimantan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dwina menjelaskan, investasi langsung di sektor riil melalui PDRT tidak hanya memberikan peluang kinerja yang menarik tapi juga memberikan diversifikasi risiko bagi investor yang selama ini berinvestasi melalui bursa.
"Untuk private equity saat ini kami sedang mempersiapkan produk sejenis yang akan berinvestasi di sektor yang berbeda seperti infrastruktur, telekomunikasi dan green fund," katanya.
Saat ini EastKal Supply Base sedang melakukan pembangunan pelabuhan di atas lahan seluas 80 hektar dengan garis pantai sepanjang 1 kilometer. Lokasinya berada di Penajam atau 7 km sebelah barat Balikpapan dan terletak di Teluk Balikpapan yang berhadapan dengan Selat Makassar.
Bahana telah menunjuk Citi Indonesia Global Transaction Service sebagai bank kustodian untuk melakukan administrasi dan penghitungan nilai aktiva bersih (NAB) dari Bahana Private Equity Pelabuhan. Bahana juga telah mendaftarkan produk ini ke Bapepam dan telah mendapatkan pernyataan efektif.
(ir/qom)











































