Reksa Dana Bahana Pelabuhan Tawarkan Return 20%-30%

Reksa Dana Bahana Pelabuhan Tawarkan Return 20%-30%

- detikFinance
Selasa, 23 Des 2008 14:37 WIB
Reksa Dana Bahana Pelabuhan Tawarkan Return 20%-30%
Jakarta - Reksa dana Bahana Private Equity Pelabuhan (Bahana PE Pelabuhan) memberikan minimum return sebesar 20%-30% per tahun. Reksa Dana Penyertaan Terbatas (RDPT) ini hanya dijual ke investor institusi.

Direktur Keuangan Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (BPUI) Ito Warsito mengatakan, rekas dana bisa memberikan return hingga 30%. Sedangkan  Direktur Utama Bahana TCW Investment Management Dwina S Wijaya mengatakan return reksa dana ini minimum 20%.    

Reksa dana ditawarkan ke perusahaan BUMN dan sisanya oleh swasta. Bahana Private Equity Pelabuhan (Bahana PE Pelabuhan) menerbitkan reksa dana senilai Rp 325 miliar.  Dimana sebesar Rp 50 miliar akan ditawarkan ke BUMN sedangkan sebesar Rp 275 miliar untuk investor swasta.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Untuk fase pertama penawarannya sudah ditutup dan berhasil meraih Rp 265 miliar. Fase kedua akan beralngsung hingga Maret 2009 sebesar Rp 60 miliar," kata Ito dalam peluncuran produk Bahana PE Pelabuhan di Ritz Carlton, Pacific Place, Jakarta, Selasa (23/12/2008).

Sebenarnya kata Ito, investasi yang akan dibutuhkan untuk pembangunan pelabuhan di Penajam Balikpapan, Kalimantan sebesar Rp 650 miliar. Selain dari reksa dana sebesar Rp 325 miliar, Bahana juga memiliki modal di EastKal Supply Base sebesar Rp 64 miliar.

Sehingga modal keseluruhan yang sudah didapat Rp 389 miliar. Sisanya akan mencari pinjaman. "Bisa dari bank dan peminatnya sudah ada, namun kami masih mencari siapa yang paling menarik supaya bank-bank itu bersaing, semuanya berasal dari bank dalam negeri," kata Ito.

Dwina menjelaskan prospek pelabuhan ini sangat besar karena ketersediaan fasilitas yang ditawarkan oleh EastKal telah dinantikan oleh perusahaan migas dan perusahaan pendukung di sektor migas. Selama ini mereka menggunakan fasilitas pelabuhan seperti itu di Singapura.    

Dwina mengatakan jangka waktu reksa dana ini selama 5 tahun tapi sebelum 5 tahun sudah bisa dikembalikan. "Ini kan bentuknya kontrak penyertaan terbatas jadi jumlah investor hanya sedikit kurang dari 50 pihak. Investor harus memiliki kualifikasi dan mempunyai pemahaman karena efek ini tidak terdaftar di bursa saham," jelas Dwina.

Prospek investasi reksa dana pelabuhan ini menurut Dwina sangat bagus, karena pelabuhan ini akan melayani perusahaan minyak sekitar Kalimantan Timur. Selama ini pengeboran di laut dalam masih banyak yang memakai supply base di Singapura.

Mengenai krisis yang tengah melanda dunia saat ini menurut Ito justru dengan krisis akan terlihat potensi bisnis yang bagus. "Ekonomi melemah tapi kita harus mencari banyak ceruk bisnis yang bisa didapat. Kita melihat peluang," katanya.
(ir/epi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads