"Repo ke Aldira akan kami lunasi hari ini," ujar Direktur Keuangan BNBR, Yuanita Rohali dalam paparan di Wisma Bakrie 2, Jl Rasuna Said, Jakarta, Rabu (24/12/2008).
Pada Agustus 2008, BNBR menggadaikan (repo) 11.450.500 saham PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk (UNSP) senilai Rp 10 miliar. Pinjaman ini jatuh tempo November 2008. Namun sebagaimana dikatakan Yuanita, pelunasan akan dilakukan hari ini, Rabu (24/12/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam catatan detikFinance, repo BNBR yang jatuh tempo Desember 2008 adalah repo senilai Rp 50 miliar pada PT Mandiri Sekuritas, repo Rp 30 miliar pada PT Dinar Sekuritas dan repo Rp 35 miliar pada PT Sarijaya Sekuritas.
"Repo pada Mandiri Sekuritas telah dilunasi," ujar Yuanita.
Repo pada Sarijaya telah dicicil sebesar Rp 15 miliar, sehingga sisa yang akan dilunasi Desember ini sebesar Rp 20 miliar. Repo pada Dinar masih utuh senilai Rp 30 miliar dan sebagaimana dikatakan Yuanita, perseroan berkomitmen melunasinya saat jatuh tempo.
Dengan demikian, repo yang telah dilunasi BNBR bulan ini sebesar Rp 50 miliar pada Mandiri Sekuritas dan akan melunasi repo Rp 10 miliar pada Aldira hari ini. Sisa 2 repo yang jatuh tempo bulan ini, akan dilunasi sebesar Rp 50 miliar. Total 4 repo lokal yang akan dilunasi BNBR sebelum tutup tahun sebesar Rp 110 miliar.
Pada Mandiri Sekuritas, BNBR menggadaikan 97.402.598 saham UNSP. Pada Dinar Sekuritas, BNBR menggadaikan 83.143.500 saham UNSP. Pada Sarijaya Sekuritas, BNBR menggadaikan 86.300.000 saham UNSP.
(dro/ir)











































