Demikian disampaikan dalam laporan keuangan hingga triwulan III-2008 yang dipublikasikan, Jumat 26/12/2008). Laporan keuangan Energi triwulan III-2008 yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia terlambat sehingga sempat dikenai teguran.
Pendapatan Energi hingga triwulan III-2008 sebesar Rp 1,360 triliun, naik 87,24% dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 726,425 miliar. Beban pokok penjualan mengalami kenaikan 27,69% menjadi Rp 742,635 miliar dari sebelumnya Rp 581,557 miliar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beban usahaΒ hingga triwulan III-2008 sebesar Rp 210,788 miliar, naik 38,46% dibanding periode yang sama 2007 sebesar Rp 152,233 miliar. Laba usaha sebesar Rp 406,781 miliar versus penerimaan rugi usaha pada periode yang sama 2007 sebesar Rp 7,365 miliar.
Pada pos beban lain-lain, perseroan membukukan angka sebesar Rp 455,083 miliar,naik 259,93% dibanding penerimaan beban lain-lain hingga triwulan III-2007 sebesar Rp 126,435 miliar. Akibatnya, perseroan rugi sebelum pajak sebesar Rp 48,302 miliar, turun 63,90% dibanding periode yang sama tahun lalu Rp 133,801 miliar.
Namun pada pos beban pajak, perseroan menerima beban sebesar Rp 24,137 miliar. Berbeda dengan triwulan III-2007, dimana perseroan membukukan manfaat pajak dengan angka positif sebesar Rp219,148 miliar.
Akibat adanya peningkatan beban-beban tersebut, perseroan menerima rugi bersih sebesar Rp 71,226 miliar hingga triwulan III-2008. Sedangkan pada triwulan III-2007, perseroan masih membukukan laba bersih sebesar Rp 85,344 miliar. (dro/ir)











































