Pada perdagangan Senin (29/12/2008), bursa-bursa Asia ditutup sangat variatif menjelang berakhirnya tahun 2009. Untuk perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) tercatat masih libur memperingati 1 Muharram.
Saham-saham sektor energi dan komoditas kembali menggeliat setelah harga minyak mentah dunia merayap naik lagi. Harga emas pada perdagangan di Asia kembali merayap naik setelah OPEC mulai merealisasikan kesepakatan mengurangi produksi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berikut pergerakan bursa-bursa Asia hingga penutupan Senin:
- China: Indeks Shanghai Saham seri A ditutup melemah 1,15 poin (0,06%) ke level 1.943,06. Indeks Shenzhen seri A turun 4,47 poin (0,75%) ke level 594,31.
- Jepang: Indeks Nikkei-225 naik tipis 7,65 poin (0,09%) ke level 8.747,17.
- Australia: Indeks S&P/ASX 200 naik tipis 38,9 poin ke level 3.621.1.
- Korsel: Indeks KOSPI turun 0,27 poin ke level 1.117,59.
- Selandia Baru: Indeks NZX-50 naik tipis 9,58 poin ke level 2.677,64.
- Hong Kong: Indeks Hang Seng naik 21,11 poin ke level 14.205,25.
Demikian pula bursa-bursa Eropa yang dibuka masih bergerak tipis, setelah investor menikmati libur panjang natal. Indeks FTSE 100 naik 0,59%, CAC 40 naik 0,54%, DAX naik 0,67%.
Perdagangan saham di pasar Asia tercatat sangat tipis. Di bursa Tokyo, saham-saham menguat tipis karena munculnya kabar merger perusahaan asuransi untuk membentuk asuransi non jiwa terbesar di Jepang.
Namun para pialang mengatakan bahwa tidak ada arah yang jelas untuk saat ini. Bursa Tokyo sendiri masih bertransaksi pada Selasa (30/12/2008) besok, namun hanya setengah hari untuk selanjutnya libur panjang. Bursa Tokyo baru buka lagi tanggal 5 Januari.
"Karena kita hanya punya sesi pagi untuk perdagangan besok sebelum penutupan tahun ini, investor tidak ingin mengambil posisi apapun sebelum libur panjang," ujar Daisuke Uno, analis dari Sumitomo Mitsui Banking Corp seperti dikutip dari AFP. (qom/qom)











































