Demikian penjelasan direksi BEI dalam jumpa pers bersama Bapepam LK dan SRO di gedung BEI, Jakarta, Selasa (30/12/2008).
Meski transaksi di BEI mulai terpuruk sejak triwulan IV, namun nilai tranksaksi harian meningkat karena tingginya transaksi di triwulan-triwulan sebelumnya. Alhasil, rata-rata nilai transaksi harian masih bisa meningkat tipis 4,17% dari 4,27 triliun di tahun 2007 menjadi Rp 4,45 triliun. di ahir tahun ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara untuk aktivitas surat utang korporasi mencapai Rp 52,9 triliun turun 23% dari 2007 yang sebesar Rp 68,7 triliun. Frekuensi surat utang korporasi di 2008 sebesar 12.170 kali turun 21% dari 2007 yang sebanyak 15.478 kali. Rata-rata transaksi harian turun 279 miliar per hari menjadi 218 miliar per hari atau turun 22%.
Surat utang negara termasuk ORI aktivitasnya mencapai Rp 949,5 triliun atau turun 23% dari 2007 sebesar Rp 1.234,7 triliun. Frekuensi transaksi di 2008 turun 11% dari 2007 sebesar 55.453 kali menjadi 49.500 kali. Rata-rata transaksi 5.019 miliar per hari menjadi 3907 miliar per hari atau turun 22%.
Transaksi derivatif sampai akhir 2008 untuk transaksi option terjadi sebanyak 114 kontrak, dengan nilai Rp 577,49 juta. Frekuensi perdagangan 112 kali.
Pada tahun 2008 terdapat 19 emiten baru di BEI dengan total dana yang dihimpun Rp 82,45 triliun. Terdiri dari IPO Rp 24,39 triliun, rights Rp 56,07 triliun dan waran Rp 1,98 triliun.
Pencatatan surat utang korporasi emisi global dan sukuk korporasi yang dicatatkan di BEI sebanyak 27 emisi yang diterbitkan 21 emiten. Nilai emisi Rp 12,86 triliun terdiri dari obligasi konvensional dari 22 emisi senilai Rp 11,64 triliun dan sukuk sebanyak 5 emisi senilai Rp 1,22 triliun.
Total obligasi dan sukuk yang masih tercatat hingga Desember 2008 adalah 144 emisi senilai Rp 73,111 triliun diterbitkan 90 emiten terdiri dari 193 obligasi konvensional senilai Rp 69,22 triliun dan 20 sukuk senilai Rp 3,89 triliun.
Untuk Surat Berharga Negara (SBN) mencatat jumlah emisi sebanyak 36 seri senilai Rp 90,48 triliun.
2009
Proyeksi rata-rata nilai harian Rp 2,75 triliun dengan jumlah hari bursa 243 hari. Emiten baru ditargetkan sebanyak 15 perusahaan baru, dan pencatatan tambahan 30 emiten dan emisi korporasi 27 emisi. (ir/qom)











































