Suasana penutupan saham kali ini lebih syahdu, sesyahdu pasar saham global yang sedang menangis karena krisis finansial global.
Otoritas BEI sengaja tidak menyiapkan pesta meriah. "Kan lagi krisis," kata Dirut BEI Erry Firmansyah saat acara penutupan perdagangan saham, Selasa (30/12/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lagu Tanah Airku menggema di lantai bursa untuk mengingatkan pelaku pasar agar melakukan refleksi terhadap kekacauan pasar finansial global yang ikut menyeret Indeks Harga Saham Gabungan.
"Tahun 2008 adalah tahun yang kaya, penuh cobaan, tantangan, bursa turun. Cukup banyak yang dilakukan kita semua. Kita bersama-sama dengan pelaku pasar, atasi cobaan. Saya yakin spirit saling percaya akan jadi modal selagi percaya untuk menjaga industri pasar modal untuk investasi yang bisa memberikan kontribusi positif," pesan Menkeu yang juga pejabat Menko Perekonomian Sri Mulyani dalam pidato penutupan pasar, Selasa (30/12/2008).
"Dengan ucapan banyak puji syukur, refleksi, saya harap semangat tetap bisa dipelihara. Dengan seluruh perasaan, di ujung tahun, perdagangan saham pada hari ini, di BEI, secara resmi ditutup," kata Menkeu sembali memencet tombol penutupan perdagangan.
Para pialang pun bertepuk tangan dengan antusias. Musik keroncong dari pemain angklung menggantikan bunyi tiupan terompet dan letusan balon-balon yang biasanya menjadi tradisi di BEI.
Namun untuk urusan merobek kertas, para pialang tetap tidak melupakannya. Robekan kertas-kertas putih pun melayang di atas lantai bursa.
IHSG mencatat tahun ini sebagai tahun prestasi sekaligus tahun keterpurukan. IHSG sempat mencatat rekor tertinggi pada 9 Januari 2008 di level 2.830,263. Meroketnya harga saham tambang yang mengikuti kenaikan harga minyak dunia membuat IHSG semarak.
Namun memasuki triwulan IV-2008 yakni di awal Oktober, IHSG mengalami musim gugur yang terburuk karena krisis yang melanda pasar finansial global dan kasus gagal bayar saham grup Bakrie. IHSG pun berada di posisi terendahnya di level 1.111,390 pada 28 Oktober 2008.
Dan di penghujuang tahun ini, pada penutupan perdagangan saham Selasa (30/12/2008) IHSG naik 14,516 poin (1,08%) menjadi 1.355,408.
BEI akan kembali melakukan transaksi pada 5 Januari 2009 yang akan dibuka oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
Selamat Tahun Baru 2009.
(ir/qom)











































