4 Bank BUMN Siap Kucuri Telkom Rp 8 Triliun

4 Bank BUMN Siap Kucuri Telkom Rp 8 Triliun

- detikFinance
Senin, 05 Jan 2009 13:11 WIB
4 Bank BUMN Siap Kucuri Telkom Rp 8 Triliun
Jakarta - Empat bank Badan Usaha Milik Negara (BUMN) siap mendanai sebagian kebutuhan belanja modal (Capital Expenditur/Capex) PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) tahun 2009 hingga Rp 8 tiliun.

"Mereka sudah menyatakan sanggup," kata Direktur Utama TLKM, Rinaldi Firmansyah disela-sela pembukaan perdana perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (5/1/2009).

Keempat bank itu adalah PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), dan PT Bank Tabungan Negara.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat ini, Rinaldi menambahkan, perseroan tengah memfinalisasi pendanaan tersebut guna menutupi kebutuhan belanja modal perseroan tahun ini.

"Tidak masalah karena perbankan sudah berkomitmen, tinggal tunggu penandatanganannya saja," katanya.

Rinaldi mengatakan, tahun ini TLKM mengganggarkan belanja modal 2009 sebesar Rp 22,5 triliun atau hampir sama dengan tahun lalu. Belanja modal tersebut digunakan untuk pengembangan sektor seluler sekitar Rp 14-15 triliun, dan non seluler Rp 7-8 triliun.

Pengembangan itu mencakup pembangunan menara (tower), transmisi kabel, batere, Base Tranceiver Station (BTS) dan lain sebagainya. "Kebutuhan tersebut membutuhkan biaya besar," ujarnya.

Dari sumber pendanaan eksternal yang ada saat ini jelas dia, pinjaman perbankan merupakan opsi terbaik. Dia juga membantah TLKM akan menerbitkan obligasi untuk menutupi kebutuhan belanja modal. Pasalnya, dengan kondisi pasar yang tidak kondusif opsi obligasi kurang diminati investor. Sisa belanja modal akan dipenuhi dari kas internal.

Mengenai proyeksi 2009 Rinaldi mengungkapkan, meski pada tahun ini pasar masih dalam proses pemulihan (recovery) namun Telkom optimis dapat meraih pertumbuhan pendapatan sebesar 10%.

"Target kita tahun ini memang konservatif, single digit," katanya.

Meski pendapatan tahun ini hanya ditarget tumbuh 10%, namun menurut Rinaldi, TLKM mampu melakukan penetrasi pasar sebesar 45-50% di industri telekomunikasi nasional di 2009.

"Perkiraan, pangsa pasar industri telekomunikasi nasional di 2009 akan mencapai 80% dari jumlah penduduk. Tahun lalu baru sekitar 70%," ujar Rinaldi.

Pada tahun 2008, pelanggan TLKM sebanyak 64 juta untuk Telkomsel, Flexi 13 juta dan layanan kabel tetap 9 juta.

(dro/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads