Panin Sekuritas dalam risetnya, Selasa (6/1/2008) mengulas IHSG pada pembukaan perdagangan 2009 ditutup menguat +6.04% menyusul euforia awal tahun serta lonjakan harga komoditas dunia. Selain itu, pergerakan indeks juga mengikuti gerak bursa regional yang lebih dulu naik (disaat BEI libur).
Pergerakan harga minyak dunia didorong oleh berlanjutnya konflik Israel dan Palestina di jalur Gaza. Krisis di Timur Tengah ini mendorong harga minyak mentah dunia naik mendekati level $50/barel. Disamping pengaruh bursa regional dan harga minyak, pergerakan indeks juga dipengaruhi oleh pengumuman BPS akan deflasi 0,04% yang terjadi Desember lalu. Pasar berekspektasi BI kembali akan menurunkan BI Rate dalam Rapat Dewan Gubernur besok.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berikut pergerakan dua saham secara teknikal.
Bank Rakyat Indonesia (BBRI), saham perbankan mendapat sentimen positif dari ekspektasi penurunan bunga. Kami melihat kemungkinan terjadinya antisipasi beli terhadap saham perbankan hari ini. BBRI adalah saham yang paling likuid diantara saham perbankan dan cukup menarik untuk trading jangka pendek. Kami perkirakan BBRI akan menguji level resistance 5.200-an. Level FR 50,0% berada di 5,.00. Indikator RSI berada di 68,03. Trading beli.
PP London Sumatra (LSIP), saham CPO juga mendapat sentimen positif dari pergerakan harga minyak dunia yang saat ini tengah berada dalam trend menguat untuk jangka pendek. LSIP kami perkirakan berpeluang untuk bergerak menuju level FR 23,6% pada 3.700-an dalam jangka pendek. Trading beli.
Disclaimer:
Keputusan untuk melakukan jual, beli atau investasi saham sepenuhnya merupakan tanggung jawab pembaca. Perusahaan pialang yang membuat rekomendasi dan detikFinance tidak bertanggungjawab atas keputusan investasi yang diambil. (ir/ir)











































