Pialang Sarijaya Sekuritas Sibuk Tenangkan Nasabah

Pialang Sarijaya Sekuritas Sibuk Tenangkan Nasabah

- detikFinance
Selasa, 06 Jan 2009 12:45 WIB
Pialang Sarijaya Sekuritas Sibuk Tenangkan Nasabah
Jakarta - Para pialang PT Sarijaya Permana Sekuritas (SPS) kebanjiran telepon dari para nasabahnya terkait suspensi yang dikenakan PT Bursa Efek Indonesia. Para pialang Sarijaya Sekuritas sibuk menenangkan nasabah yang tak henti-hentinya menghubungi perusahaan sekuritas top itu.

Pantauan detikFinance, Selasa (6/1/2009), aktivitas di galeri Sarijaya Sekuritas di basement Permata Tower terlihat biasa. Hanya saja para pialang yang berjumlah sekitar 10 orang terlihat sibuk menerima telepon yang tiada henti.

Berdasarkan pantauan detikFinance, para pialang rata-rata menjawab bahwa saat ini Sarijaya Sekuritas masih disuspensi terkait masalah MKBD (Modal Kerja Bersih Disesuaikan).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita belum tahu nanti detailnya seperti apa," ujar seorang pialang.

Sementara di lantai 3A gedung yang sama, manajemen telah menyediakan ruang bagi nasabah-nasabah untuk nantinya mendapatkan penjelasan seputar kasus Sarijaya. Saat ini beru terlihat sekitar 10 nasabah yang masuk dalam ruangan tersebut.

Di kantor pusat dilantai 6, pihak keamanan menjelaskan bahwa direksi saat ini sedang diperiksa Bapepam. Namun manajemen yang ada di kantor saat ini sedang menyusun dan mempersiapkan bahan-bahan untuk penjelasan kepada nasabah.

Sarijaya Sekuritas merupakan salah satu sekuritas top di Indonesia yang memiliki 48 galeri perdagangan di 24 kota besar di Indonesia. Seperti dikutip dari website Sarijaya Sekuritas, perseroan berniat menambah galeri perdagangan menjadi 60 di berbagai kota besar di Indonesia.

Jajaran komisaris Sarijaya Sekuritas saat ini adalah:
  • Herman Ramli (Komisaris Utama)
  • Triyono Witjaksana (Komisaris)
  • Gus Amarajaya (Komisaris).

Sementara jajaran direksi adalah:
  • Jusuf Rusli (Presiden Direktur)
  • Teguh Jaya SP (Direktur)
  • Zulfian Alamsyah (Direktur).
(qom/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads