Produk perusahaan sebesar 90% dijual ke Eropa dan sisanya Asia. Namun akibat krisis finansial yang melanda order produk perseroan menurun drastis karena tingginya tingkat pembatalan order yang semula sudah masuk sekitar 80%.
"Sebagai upaya untuk melakukan efisiensi komponen biaya tetap dan menjaga aliran kas, perseroan menawarkan program kompensasi pengunduran diri kepada karyawan yang berminat untuk mengundurkan diri dan saat ini sudah terlaksana untuk 1.800 karyawan," kata Direktur dan Corporate Secretary SIMM Heranita Cintya dalam keterbukaan informasi ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (6/1/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(ir/qom)











































