Saham-saham yang sensitif terhadap suku bunga akan menjadi perhatian pasar seperti sektor perbankan dan properti. Sektor tambang dan energi juga tetap akan mendominasi pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
Jika BI Rate turun signifikan dari posisi saat ini 9,25%, maka IHSG pada perdagangan Rabu (7/1/2009) diprediksi akan bergerak ke teritori hijau. Bursa saham juga akan melihat kecenderungan pergerakan bursa regional.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saham-saham di bursa Wall Street menguat terbatas setelah para investor mulai mengantisipasi rencana paket stimulus yang akan segera dikeluarkan pemerintahan Barack Obama.
Investor memburu saham-saham teknologi yang diperkirakan mendapatkan keuntungan paling besar dari rencana pemberian stimulus. Saham-saham teknologi pun menguat seperti Microsoft yang menguat 1,2%, IBM naik 2,8% dan Hewlet Packard naik 8,2%.
Sementara indeks Dow Jones Industrial Average pada perdagangan Selasa (6/1/2009) ditutup menguat tipis 62,21 poin (0,69%) ke level 9.015,10. Indeks Standard & Poor's 500 juga menguat 7,25 poin saja (0,78%) ke level 934,70 dan Nasdaq menguat 24,35 poin (1,505) ke level 1.652,38.
Pada penutupan perdagangan saham Selasa kemarin (6/1/2008) IHSG turun tipis 1,801 poin (0,13%) menjadi 1.435,537.
Berikut rekomendasi saham dari perusahaan sekuritas.
Panin Sekuritas
IHSG kemarin bergerak melemah tipis -0.13% menyusul profit taking yang dilakukan oleh investor. Saham pertambangan terlihat menjadi pendorong turunnya indeks terbesar kemarin. Aksi jual terhadap saham BUMI menjadi sentimen negatif bagi saham tambang yang lain. Sementara hari ini investor kemungkinan akan menunggu hasil Rapat Dewan Gubernur BI terkait dengan suku bunga BI Rate. Secara teknikal, IHSG terlihat
membentuk doji star yang mengindikasikan mulai terjadi tekanan jual disamping minat beli yang mulai terbatas. Kisaran support-resistance pada 1.400-1.458.
Optima Securities
Indeks terkoreksi tipis 1,8 poin (0,13%) menjadi 1.435 dipicu aksi profit taking mengingat sudah masuk area overbought. Penguatan lanjutan akan bertumpu pada Rapat Dewan Gubernur BI yang diperkirakan bakal menurunkan BI rate 25 bps menjadi 9%.Penguatan masih terbuka dikisaran 1.420-1.480 dengan pilihan saham: AALI, LSIP, UNTR, BMRI, dan PNBN.
(ir/ir)











































