Pelaku pasar berharap ada pemangkasan suku bunga BI Rate yang signifikan sehingga likuiditas di pasar tidak terlalu ketat.
Saham-saham yang sensitif terhadap suku bunga diburu pelaku pasar seperti sektor perbankan. Sedangkan sektor tambang dan energi tetap jadi pilihan seiring masih bertahannya harga minyak dunia di level US$ 48 per barel.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perdagangan saham sesi siang mencatat transaksi sebanyak 58.290 kali, dengan volume 2,709 miliar unit saham, senilai Rp 1,960 triliun. Sebanyak 88 saham naik, 39 saham turun dan 36 saham stagnan. Β
Saham-saham yang naik harganya antara lain, Aneka Tambang (ANTM) naik Rp 110 menjadi Rp 1.290, Timah (TINS) naik Rp 70 menjadi Rp 1.290, Bank Mandiri (BMRI) naik Rp 50 menjadi Rp 2.225, Indofood Sukses Makmur (INDF) naik Rp 30 menjadi Rp 1.050, Bank Negara Indonesia (BBNI) naik Rp 50 menjadi Rp 780 dan Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) naik Rp 300 menjadi Rp 8.050.
Bursa saham Asia pada sesi siang ini kebanyakan menguat seperti KOSPI naik 1,77%, Nikkei naik 1,51%, STI Singapura naik 1,18%, Taiwan naik 1,16%. Sedangkan bursa saham China yakni Hang Seng turun 0,53% dan Shanghai turun 0,13%. Β
(ir/qom)











































