"Herman Ramli telah menyerahkan masalah pemindah tanganan kepemilikan sahamnya di Sarijaya pada otoritas bursa," ujar Direktur Utama Bursa Efek Indonesia Erry Firmansyah, di kantornya, SCBD, Jakarta, Rabu (7/1/2009).
Herman Ramli merupakan pemilik 100% saham Sarijaya. Setelah penangkapan dirinya karena dugaan menggelapkan dana nasabah senilai Rp 245 miliar, manajemen Sarijaya menyatakan sedang mencari investor baru untuk menggantikan pemilik saham lama Herman Ramli.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Vier Jamal, Hedge Fund Independen yang telah ditunjuk oleh konsorsium menyatakan, pihaknya telah menyiapkan dana tersebut ditambah Rp 150 miliar untuk mengembangkan Sarijaya pasca pengambilalihan sehingga totalnya senilai Rp 400 miliar.
Jamal mengatakan, sebelum negosiasi lebih lanjut, manajemen Sarijaya harus memastikan bahwa Herman Ramli bersedia melepas sahamnya di Sarijaya, baru kemudian 4 investor yang ditanganinya dapat masuk.
Sementara mengenai rencana pengambilalihan tersebut, Erry mengatakan bursa akan memberikan kewenangan pada manajemen Sarijaya untuk memutuskannya.
"Itu tergantung manajemennya, yang jelas rencana itu positif," ujar Erry.
Hanya saja, Erry menambahkan, proses pengambilalihan baru dapat dilakukan pasca verifikasi yang sedang dilakukan tim bersama BEI dan Bapepam selesai dilaksanakan. (dro/ir)











































