Nasabah Sarijaya Desak Bapepam Cabut Suspensi

Nasabah Sarijaya Desak Bapepam Cabut Suspensi

- detikFinance
Rabu, 07 Jan 2009 15:55 WIB
Nasabah Sarijaya Desak Bapepam Cabut Suspensi
Jakarta - Sebanyak 9 orang perwakilan nasabah PT Sarijaya Permana Sekuritas (SPS) mendatangi Kantor Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK). Mereka mendesak agar suspensi yang dilakukan terhadap SPS segera dicabut.
Β 
Pada awalnya para nasabah ini berencana untuk melayangkan surat kepada Ketua Bapepam-LK Fuad Rahmany. Namun berhubung Fuad tidak ada di tempat, maka surat permintaan pencabutan suspensi tersebut dititipkan kepada sekretarisnya.

Setelah itu mereka menghampiri Kantor Departemen Keuangan tepat di seberang jalan untuk bertemu dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Menurut salah satu nasabah SPS, yaitu Handjianto Bapepam diharapkan bisa segera mencari solusi untuk kasus penggelapan dana yang dilakukan komisaris utama SPS.
Β 
"Kita minta suspensi segera dibuka, suspensi ini merugikan semua orang. Cepat cabut suspensi jadi bisa dicairkan dan dana bisa ditarik. Selanjutnya untuk proses hukum, kami serahkan pada yang terkait," ujarnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pria yang sudah 3 tahun menjadi nasabah SPS tersebut mengatakan, berapa nilai kerugiannya tidak masalah, tapi jika suspensi ini berlangsung terlalu lama maka kepercayaan investor bisa hilang.
Β 
Sementara itu, secara terpisah nasabah SPS lainnya, Tony Wijaya mengatakan, masalah yang terjadi karena satu oknum ini jangan dijadikan masalah perusahaan.
Β 
"Masalah yang terjadi karena oknum ini jangan dijadikan alasan ke nasabah sehingga portfolio tidak bisa bergerak. Oknumnya saja yang harus ditindak bukan perusahaannya," ujarnya.
Β 
Nasabah yang sudah mendatangi Kantor Bapepam-LK dan Departemen Keuangan tersebut merupakan gabungan nasabah SPS dari Pluit, Puri Indah, Pantai Indah Kapuk dan bahkan ada yang dari Semarang.
Β 
"Sarijaya kan sekuritas yang cukup besar, nasabahnya tersebar dimana-mana," imbuhnya. (ang/lih)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads