Bursa saham Asia yang anjlok antara lain Hang Seng turun 3,66%, KOSPI turun 2,34%, Nikkei turun 3,47%, Shanghai turun 2,48%, STI Singapura turun 2,07% dan Taiwan turun 4,95%.
Sentimen negatif sedang membayangi masing-masing bursa regional. Bursa saham dilanda aksi penjualan saham saham-saham perbankan karena para investor yang pesimistis pada pertumbuhan pendapatan bank-bank tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Turunnya harga minyak dunia saat ini di level US$ 42 per barel memicu pelepasan saham-saham tambang dan energi. Saham Bumi Resources bahkan anjlok hingga mentok terkena auto rejection.
Â
Pada penutupan perdagangan saham sesi siang, Kamis (8/1/2009) IHSG terpangkas 24,269 poin (1,71%) menjadi 1.397,201. Sedangkan rupiah pada perdagangan valas pukul 12.00 WIB, melemah 325 poin ke posisi 10.925 per dolar AS.
Perdagangan saham sesi siang mencatat transaksi sebanyak 20.005 kali, dengan volume 721,1 juta saham, senilai Rp 625,2 miliar. Sebanyak 22 saham naik, 73 saham turun dan 42 saham stagnan. Â
Saham-saham yang turun harganya antara lain, Bumi Resources (BUMI) turun Rp 70 menjadi Rp 700, International Nickel Indonesia (INCO) turun Rp 175 menjadi Rp 2.425, Bank Mandiri (BMRI) turun Rp 100 menjadi Rp 2.000, Aneka Tambang (ANTM) turun Rp 60 menjadi Rp 1.170, dan Timah (TINS) turun Rp 50 menjadi Rp 1.170.Â
(ir/qom)











































