"Bursa akan mengirimkan beberapa pertanyaan pada BNBR dan BUMI hari ini," ujar Direktur Utama BEI, Erry Firmansyah di kantornya, Kamis (8/1/2009).
Erry menjelaskan, pertanyaan-pertanyaan yang akan dilayangkan bursa pada dua emiten yang saling berafiliasi tersebut adalah soal pembentukan Special Purpose Vehicle (SPV) BNBR dan SPV yang dibentuk oleh BUMI. Menurut Erry, hingga saat ini pihak BEI belum mendapat penjelasan resmi dari dua emiten tersebut soal pembentukan SPV.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beberapa hari yang lalu, BUMI juga telah mengumumkan pembentukan SPV terkait akuisisi 76,9% saham PT Fajar Bumi Sakti senilai Rp 2,47 triliun dan akusisi 80% saham Zurich Asset International Ltd yang setara dengan kepemilikan saham di PT Darma Henwa Tbk (DEWA) 43,6% senilai US$ 218 juta.
"Pertanyaan yang akan kami layangkan berkaitan dengan aksi-aksi mereka seperti pembentukan SPV," jelas Erry yang enggan membeberkan detail pertanyaan yang akan disampaikan ke BNBR dan BUMI soal aksi-aksi tersebut. (dro/ir)











































