Pada penutupan perdagangan saham Kamis (8/1/2009) IHSG turun 18,809 poin (1,32%) menjadi 1.402,661. Perdagangan saham hari ini mencatat transaksi sebanyak 38.252 kali, dengan volume 1,863 miliar saham, senilai Rp 1,536 triliun.
Berikut review IHSG oleh eTrading Securities:
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
IHSG sendiri bergerak sangat fluktuatif dan akhirnya ditutup di level 1.402 (-1,32%) dengan trading value mencapai Rp1,5 trilliun (terendah dalam tahun 2009).
Sektor mining dan agri menjadi penyumbang terbesar dalam rontoknya indeks hari ini terkait turunnya harga minyak dan harga palm oil sampai ke level RM1.899/ton.
Sedangkan dari saham sejuta umat, BUMI lagi-lagi ditutup melemah 9,09% dalam tiga hari berturut-turut. Hal ini tak lepas dari akuisisi BUMI atas saham Pendopo Coal Ltd sebesar 89% senilai Rp1,3 trilliun atau US$ 118 juta, di mana Pendopo Coal Ltd ini disinyalir masih terafiliasi dengan grup Bakrie.
ISAT yang selama dua hari terakhir ini melemah akhirnya ditutup menguat 300 poin ke level Rp5.850 di balik pernyataan Bappepam LK bahwa Qtel telah mendaftarkan pelaksanaan Tender Offer perseroan yang akan digelar pada 16 Januari 2009 atau pekan mendatang.Β Beberapa saham blue chip yang merupakan top gainer hari ini adalah ISAT +5,4%, PGAS +3,07%, dan BBNI +2,70%.
(etr/qom)











































