"Kami telah mulai berproduksi kembali sejak 7 Januari 2009 setelah berhenti berproduksi sejak Oktober 2008," kata Dirut JKSW, M Djauhari dalam keterbukaan informasi ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (9/1/2009).
Sebelumnya Dajuhari mengatakan, dengan berhentinya produksi, turunnya permintaan serta melemahnya harga baja, perseroan memperkirakan penjualan tahun 2008 hanya akan mencapai Rp 179 miliar, atau hanya naik 36% dari penjualan tahun 2007.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(ir/ir)











































