Hal itu dikemukakan Direktur Teknologi Informasi BEI Bastian Purnama di Kantor Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK), Jalan Dr Wahidin, Jakarta, Jumat (9/1/2009).
"Simulasi ini akan melibatkan semua anggota bursa dan akan dilakukan setiap hari Sabtu mulai besok," katanya.
Menurutnya, uji coba itu akan dilakukan hingga sistemnya diterapkan di sekitar pertengahan Februari. "Akan kita lakukan sampai 16 Februari," ucapnya.
Ia mengatakan, sistem trading baru itu akan dilakukan lima kali berturut-turut setiap akhir pekan.
Otoritas bursa berencana menggunakan sistem transaksi perdagangan baru yang dinamakan Jakarta Automatic Trading Sistem (JATS) - Next Generation mulai Februari tahun ini. BEI telah menanamkan investasi sebesar sebesar US$ 5 Juta untuk sistem baru tersebut.
Sistem baru tersebut akan menggantikan sistem perdagangan yang telah beroperasi sejak tahun 1995. Kapasitas sistem baru JATS-Next G dirancang mampu menampung 500 ribu order dan 250 ribu transaksi per hari.
(ang/qom)











































