Investor melakukan pembelian selektif setelah beberapa hari terakhir memilih jual saham karena banyak sentimen negatif di bursa regional dan dalam negeri. Sebelumnya, investor sempat khawatir terhadap kasus penggelapan dana nasabah Sarijaya Permana Sekuritas, bisa menular ke institusi lain.
Pada penutupan perdagangan saham, Jumat (9/1/2009) IHSG naik 14,009 poin (1%) menjadi 1.416,670. Sedangkan pada sesi I, IHSG sempat naik 8,955 poin (0,64%) menjadi 1.411,616.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perdagangan saham hari ini mencatat transaksi sebanyak 48.516 kali, dengan volume 1,776 miliar saham, senilai Rp 1,625 triliun. Sebanyak 90 saham naik, 36 saham turun dan 53 saham stagnan.
Saham-saham yang naik harganya antara lain, Indofood Sukses Makmur (INDF) naik Rp 60 menjadi Rp 1.090, Perusahaan Gas Negara (PGAS) naik Rp 115 menjadi Rp 2.125, International Nickel Indonesia (INCO) naik Rp 275 menjadi Rp 2.800, Telkom (TLKM) naik Rp 100 menjadi Rp 7.100, United Tractor Indonesia (UNTR) naik Rp 200 menjadi Rp 5.400, Aneka Tambang (ANTM) naik Rp 90 menjadi Rp 1.250.
Sedangkan saham-saham yang turun harganya antara lain, Indosat (ISAT) turun Rp 150 menjadi Rp 5.700, Astra Internasional (ASII) turun Rp 500 menjadi Rp 12.450 dan Bumi Resources (BUMI) turun Rp 70 menjadi Rp 630.
Bursa saham Asia akhir pekan ini ditutup kebanyakan ditutup negatif seperti Hang Seng turun 0,27%, KOSPI turun 2,05%, Nikkei turun 0,45%, STI Singapura turun 0,66% dan Taiwan turun 0,73%. Sedangkan Shanghai naik 1,42%.
(ir/qom)











































