Saham Bumi Resources (BUMI) anjlok di posisi terendah dalam 6 tahun terakhir. Ketidakjelasan akuisisi BUMI terhadap 3 perusahaan tambang merontokkan kepercayaan pelaku pasar terutama asing.
Rontoknya bursa saham regional makin memberikan tekanan yang dalam terhadap IHSG. Pelaku pasar juga masih menunggu sentimen pengumuman penurunan harga BBM. Pemerintah rencananya akan mengumumkan harga BBM pada Senin sore ini. Pengumuman kali ini juga akan berbarengan dengan penurunan harga listrik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Indeks LQ-45 turun 4,853 poin (1,7%) menjadi 280,692 dan Jakarta Islamic Index (JII) turun 1,625 poin (0,7%) menjadi 230,961.
Perdagangan saham hari ini mencatat transaksi sebanyak 39.876 kali, dengan volume 1,947 miliar unit saham, senilai Rp 1,279 triliun. Sebanyak 45 saham naik, 87 saham turun dan 47 saham stagnan.
Saham-saham yang turun harganya antara lain, Perusahaan Gas Negara (PGAS) turun Rp 25 menjadi Rp 2.100, Bank Mandiri (BMRI) turun Rp 20 menjadi Rp 1.930, Telkom (TLKM) turun Rp 150 menjadi Rp 6.950, Indosat (ISAT) turun Rp 50 menjadi Rp 5.650 dan Bumi Resources (BUMI) turun Rp 60 menjadi Rp 570.
Saham-saham yang naik harganya antara lain, Astra Internasional (ASII) naik Rp 500 menjadi Rp 12.950, Indofood Sukses Makmur (INDF) naik Rp 20 menjadi Rp 1.110 dan Bank Rakyat Indonesia (BBRI) naik Rp 100 menjadi Rp 4.800.
Sementara bursa saham Asia kebanyakan melemah seperti Hang Seng turun 2,83%, KOSPI turun 2,05%, Nikkei turun 0,45%, STI Singapura turun 1,43%, Taiwan turun 0,31%, Shanghai turun 0,24%.
(ir/qom)











































