"Kami tidak mengadakan lelang AB bulan ini," ujar Direktur Perdagangan Fixed Income dan Derivatif, Keanggotaan, serta Partisipan BEI, Guntur Pasaribu di kantornya, SCBD, Jakarta, Selasa (13/1/2009).
Menurut Guntur, ada dua alasan lelang AB tidak dilaksanakan bulan ini. Pertama, ketidaksiapan para peserta lelang lantaran belum menyerahkan persyaratan administrative yang dibutuhkan. Kedua, adanya masalah-masalah seputar AB seperti kasus Antaboga, Sarijaya dan Signature.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
BEI telah dua kali mengadakan lelang AB, yaitu pada November dan Desember 2008. Peserta yang ikut lelang adalah Evio, Peak, Monex. Satu peserta lainnya, PNM Securities yang sebelumnya juga berencana ikutan menawar kursi AB belum dapat mengikuti pelelangan lantaran belum melengkapi dokumen yang dibutuhkan.
"Belum ada nama calon anggota bursa baru yang berminat ikut lelang," ujar Guntur.
Dua kursi AB yang dilelang ini sebelumnya dimiliki PT Patalian Water Securindo dan PT United Asia Securities. Empat perusahaan efek itu sudah lama berminat menjadi anggota bursa dan telah mengajukan permohonan secara tertulis kepada BEI. Perusahaan efek baru diizinkan mengikuti lelang, jika memiliki persyaratan lengkap dan layak menjadi calon pemegang saham bursa efek.
Persyaratan lelang yang harus dipenuhi perusahaan efek di antaranya telah berizin sebagai perantara pedagang efek dan atau penjamin emisi efek dari Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK). Selain itu, perusahaan efek memiliki sumber daya manusia (SDM) dan modal kerja bersih disesuaikan (MKBD) yang memenuhi aturan pasar modal.
Dia mengakui, pihaknya juga belum mempertimbangkan untuk menurunkan harga saham AB. Sebelumnya, harga saham AB ditawarkan BEI senilai Rp 5 miliar.
Pada lelang 1 Desember 2008 lalu, harga satu kursi AB dipatok sekitar Rp 5 miliar, masih sama dengan harga yang ditawarkan pada lelang pertama di bulan November 2008. Sementara kalau mengacu pada price book value satu kursi AB senilai Rp 6,7 miliar dengan nilai nominal saham AB Rp 135 juta. (dro/ir)











































