Review IHSG: Ikut Regional

Review IHSG: Ikut Regional

- detikFinance
Selasa, 13 Jan 2009 17:10 WIB
Review IHSG: Ikut Regional
Jakarta - IHSG kembali ditutup melemah, di tengah lesunya bursa-bursa regional. Saham pertambangan dan agri yang sangat sensitif kembali mengalami tekanan.

Pada penutupan perdagangan saham, Selasa (13/1/2009) IHSG turun 6,820 poin (0,48%) menjadi 1.399,733. Perdagangan saham hari ini mencatat transaksi sebanyak 45.841 kali, dengan volume 1,646 miliar unit saham, senilai Rp 1,729 triliun.

Berikut review IHSG oleh eTrading Securities:

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bursa global kembali tertekan seiring anjloknya harga minyak ke level US$37/barrel dan harga komoditas lainnya, harga emas pun sempat menyentuh level US$817/ounce kemarin (terendah sejak 12 Desember).

Beberapa indeks Asia yang ditutup melemah hari ini adalah SSE Composite-1,95% (Ekspor Cina pada Desember08 -2,8% dipicu anjloknya permintaan mainan, pakaian dan barang-barang elektronik terimbas krisis global, FY08 +17,2%), Nikkei -4,79%,dan Hang Seng-2,17%.

IHSG sendiri ditutup melemah 6,8 poin ke level 1.399 (-0,48%). Dengan nilai perdagangan mencapai Rp1,7 trilliun (tertinggi dalam empat hari terakhir). Sektor mining dan agri yang oil sensitive kembali ditutup melemah masing-masing 0,46% dan 4,6%.

Sementara berdasarkan hasil survey BI, Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) pada Desember2008 sebesar 90,6 (pesimis). Angka ini mengalami penurunan 5,7 poin vs Nov 2008 sedangkan secara tahunan turun 8,5 poin vs Des 2007.

BUMI kembali ditutup auto rejection bawah (enam hari berturut-turut) ke level Rp520. Pihak manejemen  perseroan menyatakan bahwa mereka tidak akan melakukan tender offer terhadap DEWA, pasca mengakuisisi 80% saham Zurich Asset Investment senilai $218 juta dan menegaskan bahwa perseroan tidak mengakuisisi DEWA, tapi dilakukan melalui Zurich, sehingga tidak merubah pengendali saham di DEWA.

Beberapa saham yang menjadi top gainer adalah ADRO (+20%), BMRI (+7,77%), dan INDY (+7,51%).

(etr/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads