Kondisi bursa regional dan global yang cenderung melemah membuat IHSG ikut terkena dampaknya. Namun untuk perdagangan saham Rabu (14/1/2009) IHSG punya peluang untuk menghentikan laju pelemahan.
Investor masih akan fokus pada sentimen BUMI yang kini semakin kompleks permasalahannya karena Bapepam LK tidak pernah menyetujui akuisisi 3 perusahaan oleh BUMI. Sedangkan otoritas bursa sedang mengkaji pembatalan akuisisi tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Indeks saham di Asia belum bugar karena mengikuti Wall Street yang melemah untuk kelima kalinya secara berturut-turut. Investor masih mencemaskan hasil dari musim laporan keuangan yang akan segera datang.Β Β Β Β Β Β
Pada penutupan perdagangan Selasa waktu AS (13/1/2009), indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA) ditutup melemah 25,41 poin (0,30%) ke level 8.448,56. Indeks Standard & Poor's 500 turun 1,53 poin (0,18%) ke level 871,79 dan Nasdaq melemah 7,67 poin (0,50%) ke level 1.546,46
Sedangkan pada penutupan perdagangan saham, Selasa kemarin (13/1/2009) IHSG turun 6,820 poin (0,48%) menjadi 1.399,733.
Berikut rekomendasi saham dari perusahaan sekuritas.
Optima Securities
Indeks kembali turun tipis 7 poin menjadi 1.399 di tengah bursa Asia yang melemah seperti Hang Seng -2% dan Nikkei -4,7%. Masih tertekannya saham BUMI turut menjadi sentimen negatif bagi bursa. Tren indeks masih melemah dengan pergerakan harian dikisaran 1.370-1.420 dengan pilihan saham: PTBA, PGAS, UNVR, BBRI, dan BDMN.
eTrading Securities
Bursa Indonesia kemarin kembali terkoreksi tipis memfaktorkan sentimen negatif penurunan bursa Global dan koreksi yang terjadi di pasar komoditas. Sektor Mining dan plantation menjadi pendorong terkoreksinya indeks sebesar -0.4% dan menembus level 1400 ke 1399,7. BUMI kembali mengalami auto-reject ke bawah selama 6 hari berturut-turut dan ditutup di level 520. Pasar belum merespon sentimen positif dari keputusan penurunan harga BBM yang diumumkan malam hari sebelumnya.
Sementara bursa US kembali terkoreksi meski bergerak cenderung mixed dengan masih memfaktorkan pesimisme terhadap kinerja emiten pada Q4 2008 yang diperkirakan akan melemah. Citigroup akhirnya menjual 51% kepemilikan atas divisi brokeragenya kepada Morgan Stanley untuk mendapatkan cash sekitar US$2,7 miliar dari penjualan tersebut. Langkah ini dipandang positif oleh investor untuk memperbaiki kinerja Citigroup yang telah membukukan kerugian lebih dari US$10 miliar. Dow Jones terkoreksi tipis 0.3%, sementara S&P500 +1.5% dan Nasdaq +0.5%.
Mayoritas bursa Asia juga bergerak mixed pada pembukaan perdagangan hari ini. Harga minyak kemarin kembali terkoreksi ke level US$37/barrel dan harga CPO di bursa Malaysia terkoreksi sekitar 6% beserta Nickel yang terkoreksi 11%.
Bursa Indonesia diperkirakan akan kembali bergerak mixed pada perdagangan hari ini seiring beragamnya sentimen dari luar maupun domestik. Namun sektor commodity-related terutama CPO & Nickel player diperkirakan akan terkoreksi hari ini seiring penurunan harga komoditas yang mencapai 20% hanya dalam 3 minggu terakhir. Sektor Banking dan Infrastruktur diperkirakan akan menahan penurunan indeks hari ini. Rentang pergerakan indeks akan berada pada kisaran 1370 - 1415. (ir/ir)











































