"BUMI adalah satu perusahaan. Bakrie perusahaan yang lain. Kami tak ingin selalu dikait-kaitkan dengan masalah Bakrie," tegas Presiden Direktur BUMI, Ari Saptari Hudaya dalam paparan di Wisma Bakrie 2, Jl Rasuna Said, Jakarta, Rabu (14/1/2009).
Ari menegaskan, bahwa masalah repo saham yang dilakukan BNBR, sama sekali tidak ada kaitannya dengan BUMI sebagai perusahaan yang berdiri sendiri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Oleh karena itu, Ari menghimbau agar investor-investor yang memegang saham BUMI tidak melakukan aksi yang tidak rasional.
"BUMI adalah perusahaan dengan aset US$ 60 miliar yang selalu tumbuh signifikan. Masalah repo BNBR tidak mengganggu kinerja BUMI," jelas Ari.
Kendati demikian, Ari menyadari bahwa masalah BNBR selalu menghantui citra saham BUMI. Oleh sebab itu, Ari menyatakan akan terus mengupayakan agar citra BUMI sebagai perusahaan yang kuat dapat kembali diperoleh.
"Kami akan terus berupaya menyampaikan pada publik bahwa kinerja BUMI sama sekali tidak terkait dengan masalah BNBR. BUMI masih sangat kuat untuk tumbuh dalam jangka waktu yang jauh ke depan," jelas Ari. (dro/ir)











































