2 Direktur Sarijaya Ditahan, Negosiasi dengan Investor Bisa Terganggu

2 Direktur Sarijaya Ditahan, Negosiasi dengan Investor Bisa Terganggu

- detikFinance
Kamis, 15 Jan 2009 15:35 WIB
2 Direktur Sarijaya Ditahan, Negosiasi dengan Investor Bisa Terganggu
Jakarta - Penahanan 2 Direktur PT Sarijaya Permana Sekuritas (SPS) dikhawatirkan bisa mengganggu proses negosiasi dengan calon investor. Kedua direktur tersebut masih dibutuhkan untuk menuntaskan negosiasi dengan calon investor Sarijaya.

"Kami sudah berusaha meyakinkan penyidik untuk tidak menahan karena mereka sangat dibutuhkan untuk menuntaskan negosiasi yang sedang berlangsung dengan calon investor. Kami khawatir kalau ditahan akan mengganggu jalannya negosiasi," ujar pengacara Sarijaya, Lutfi Hakim dalam perbincangannya dengan detikFinance, Kamis (15/1/2009).

Kadiv Humas Mabes Polri Abubakar Nataprawira menyatakan pihaknya telah menahan 2 direksi PT Sarijaya Permana Sekuritas yakni Direktur Pemasaran Zulfian Alamsyah dan Direktur Operasional Teguh Jaya Suyud Putra. Sementara Dirut Sarijaya Jusuf Rusli belum ditahan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Polri pada 24 Desember 2008 juga telah menahan Komisaris Utama sekaligus pemilik Sarijaya, Herman Ramli. Ia diduga menggelapkan dana nasabah hingga Rp 245 miliar. Atas masalah dengan nasabah dan juga pelaporan Modal Kerja Bersih Disesuaikan (MKBD) yang tidak benar, Bursa Efek Indonesia (BEI) sebelumnya telah menghentikan sementara aktivitas SPS.

SPS pun kini sedang dalam tahap negosiasi dengan investor. Sebuah konsorsium yang ditangani oleh manajer investasi independen Vier Jamal sudah menyatakan ketertarikannya untuk mengambil alih SPS.

"Dengan penangkapan ini, kami akan menggunakan SDM yang ada untuk tetap melanjutkan proses negosiasi dengan calon investor. Kalau investor jadi masuk, yang diuntungkan bukan hanya owner tapi juga nasabah dan karyawan," jelasnya.

Mengenai negosiasi dengan calon investor, Lutfi mengatakan bahwa sejauh ini pihak direksi sudah mencoba untuk bertemu dengan Bapepam, namun belum diberi kesempatan. "Kami mengetuk Bapepam agar diberi waktu untuk bertemu," ujarnya.

Ia menambahkan, sejauh ini calon investor masih tetap tertarik dengan SPS di tengah kasus yang membelit. Menurut Lutfi, Sarijaya memiliki 3 keunggulan yakni dari sisi SDM, IT dan jaringan. "Salah satu investor bahkan mengaku tertarik dengan jaringan Sarijaya, match," pungkasnya.

(qom/ir)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads