Bapepam: Investor Sarijaya Jangan Cuma Ngomong Doang

Bapepam: Investor Sarijaya Jangan Cuma Ngomong Doang

- detikFinance
Jumat, 16 Jan 2009 12:54 WIB
Bapepam: Investor Sarijaya Jangan Cuma Ngomong Doang
Jakarta - Proses penjualan saham milik Herman Ramli di PT Sarijaya Permana Sekuritas (SPS) belum juga berjalan. Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam LK) meminta investor yang berminat jangan hanya bicara.

"Kalau ada investor ya bagus, tapi kalau cuma ngomong-ngomong doang saya nggak mau tanggapi lah," kata Ketua Bapepam LK Fuad Rahmany di gedung depkeu, Jakarta, Jumat (16/1/2009).

Sebelumnya memang baru ada satu penawar serius yang menyatakan minatnya untuk membeli 100% saham Sarijaya. Calon investor itu diwakili Vier Jamal sebagai hedge fund independen yang kerap menjadi juru bicara.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Konsorsium yang diwakili Vier Jamal itu pernah mengatakan menyediakan dana Rp 400 miliar untuk akuisisi Rp 250 miliar dan Rp 150 miliar untuk pengembangan usaha.

Sementara Sinarmas Group juga pernah ditawari saham Sarijaya namun perusahaan menolaknya. Sedangkan grup Indofood yang dikabarkan ikut mengincar Sarijaya tegas-tegas mengatakan tidak berminat.

Menurut Fuad saat ini, fokus Bapepam adalah menyelesaikan semua urusan nasabah, keamanan investasinya serta penyelesaian dari klaim.

"Soal investor nanti kalau ada yang serius ya silakan aja, tapi itu kan mestinya business to business sebagai regulator kita nggak ikut-ikutan. Kita cuma kasih kriteria saja, fit and proper segala macam, kalau ada investor baru ya fit and proper lagi," katanya.

Bapepam bersama Bareskrim Mabes Polri saat ini masih terus mengusut pihak-pihak yang terlibat dalam penggelapan dana nasabah Rp 245 miliar.

Sementara pelaku utamanya Herman Ramli telah ditahan sejak 24 Desember 2008. Sedangkan dua direktur Sarijaya yakni direktur pemasaran Zulfian Alamsyah dan direktur Operasional Teguh Jaya Suyud Putra ditahan sejak 14 Januari 2009.

(ir/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads