IHSG Kehilangan 52 Poin

Review Sepekan

IHSG Kehilangan 52 Poin

- detikFinance
Sabtu, 17 Jan 2009 11:40 WIB
IHSG Kehilangan 52 Poin
Jakarta - Meski ditutup menguat di akhir pekan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatat pelemahan jika dibandingkan akhir pekan lalu dengan kehilangan 52 poin atau 3,73%.

IHSG bergerak volatil di pekan ini terutama karena sentimen penurunan harga Bumi Resources (BUMI) dan kondisi pasar saham global yang lesu. Kasus penggelapan nasabah Sarijaya juga ikut memberikan efek psikologis yang negatif ke lantai bursa.

IHSG pada Jumat 9 Januari ada di level 1.416,670 dan pada 16 Januari ada di posisi 1.363,876.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berikut analisa Panin Sekuritas, Sabtu (17/1/2009) terhadap pergerakan IHSG sepekan dan rekomendasi di pekan depan.

Review:


Meski pada perdagangan hari Jumat IHSG bergerak menguat +1,52% akan tetapi jika dihitung untuk sepanjang pekan, IHSG bergerak melemah -3,73%. Titik terrendah indeks sepanjang pekan lalu berada di 1.329, sementara titik tertinggi berada pada 1.416.

Selain mengikuti gerak bursa regional yang melemah pada pekan lalu. Pergerakan indeks juga dipengaruhi oleh kembali anjloknya harga minyak mentah dunia yang turut menyeret turun harga komoditas lainnya. Investor melihat melemahnya harga komoditas sebagai tanda bahwa perekonomian dunia masih melemah. Langkah OPEC menurunkan produksi tampaknya belum berhasil mengatasi anjloknya harga minyak.

Beberapa topik yang juga menyita perhatian investor pekan lalu antara lain adalah penurunan harga BBM bersubsidi, kasus Sarijaya sekuritas, serta perkembangan aksi korporasi grup Bakrie yang mendapat sinyal penolakan dari otoritas bursa.

Rekomendasi :

Pekan depan, beberapa poin yang perlu diperhatikan investor adalah keluarnya laporan keuangan perusahaan finansial di Amerika, disamping juga data CPI, penjualan rumah, serta pengangguran. Selain itu, dari dalam negeri adalah penerapan baru batas autorejection, proses tender offer Indosat, serta perkembangan baru dari Grup Bakrie.

Dari weekly chart terlihat, kenaikan indeks yang terjadi sejak menyentuh bottom akhir November, mulai tertahan. Indeks terlihat tengah memulai pola konsolidasi baru. Minimnya sentimen positif menyebabkan indeks sulit bergerak untuk naik lebih lanjut.

Dari sisi volume perdagangan juga terlihat lebih rendah dibandingkan pekan lalu. Kami perkirakan IHSG akan bergerak pada kisaran support-resistance 1.325-1.451. (ir/ir)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads