"Dengan sistem ini, nasabah tidak perlu khawatir dengan kesalahan perhitungan portofolio. Nasabah dapat memonitor dan mengatur pergerakan mutasi kas dan transfer secara on-line. Ini sangat aman dan efisien," ujar Presiden Direktur eTrading, Jason Shin dalam acara peluncuran di hotel Grand Hyatt, Jakarta, Senin (19/1/2009).
Jason mengatakan, sistem ini didukung oleh teknologi perusahaan sekuritas Korea yaitu Daewoo Securities Co. Ltd. Daewoo merupakan salah satu pemegang saham eTrading.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sistem baru ini menyediakan back office yang bekerja otomatis untuk portofolio update, manajemen kas, transfer dana dan lainnya. Ini sistem pertama di Indonesia yang mampu melakukan semua hal itu secara otomatis," ujarnya.
Hingga akhir 2008, nasabah eTrading telah mencapai sebanyak 22.000 nasabah. Pada periode yang sama total ekuitas perseroan telah mencapai Rp 100 miliar.
"Pada akhir 2011 kami menargetkan ekuitas akan terus bertambah hingga mencapai Rp 200 miliar," imbuh Jason.
(dro/qom)











































