Qatar Telecom akan mulai melakukan pembelian saham publik Indosat di harga Rp 7.388 per saham. Saham Indosat yang akan dibeli sebanyak 24,19% baik yang ada di New York maupun BEI.
Selain saham Indosat, pelaku pasar juga akan tetap memonitor pergerakan saham Bumi Resources di perdagangan Selasa ini (20/1/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada penutupan perdagangan saham Senin kemarin (19/1/2009) IHSG melemah 13,189 poin (0,97%) menjadi 1.350,687.
Berikut rekomendasi saham dari perusahaan sekuritas.
Optima Securities
Indeks sempat naik tipis pada awal perdagangan mendekati gap yang terbentuk dilevel 1.377 sebelum akhirnya melemah 13 poin menjadi 1.350. Bursa regional relatif mixed seperti Nikkei naik 0,3% sedangkan Hang Seng turun 0,6%. Belum adanya sentimen positif akan membuat indeks kembali wait and see bursa kawasan. Teknikal rebound masih berpeluang terjadi dengan kisaran pergerakan di 1.320-1.380 dengan pilihan saham: ISAT, CTRA, BUMI, BBRI dan AALI.
eTrading Securities
Banking kembali mengoncang bursa saham global, Dow di tutup kemarin untuk mengenang ultah almarhun Martin Luther King, Jr. Posisi terakhir Dow adalah 8.281 (+0,8%) dari penutupan jumat, Sementara Dow Future -0,5%. UK mengumumkan rencana paket penyelamatan perbankan yang ke dua, ditambah dengan Royal Bank of Scotland (RBS) mengumumkan total kerugian sepanjang tahun 2008 yang di perkirakan sebesar Β£28 miliar (Rp485 triliun/30% dari total m.cap ISX). Presiden AS sebelum memasuki hari pertamanya di White House, telah menyetujui program bail-out yang kedua. Yang menjadi pertanyaan investor adalah berapa dana yang diperlukan untuk menyelesaikan masalah tersebut.
Pemerintah saat ini berkiat untuk melakukan injeksi lukuiditas ke pasar yang mampu memicu inflasi menurut saya di masa depan. Sehingga pemerintah seharusnya mempunyai strategi yang tepat untuk kembali menarik likuiditas di pasar apabila inflasi terpicu.
Di Indonesia, ISX relative sangat sepi. Turnover kemarin hanya mencapai Rp 1,16 triliun. Pergerakan ISX cenderung berlawanan arah dengan regional di Asia lainnya kemarin. Untuk hari ini di perkirakan ISX akan kembali mengikuti pergerakan regional dan turnover yang masih sepi. Volatilitas index mulai terlihat sejak sepekan kemarin, banyak data pendapatan dan ekonomi yang akan mengejutkan market. Investor yang mampu duduk dengan tenang biasanya akan mampu mengalahkan market.
(ir/ir)











































