Selain saham perbankan, saham energi ikut turun seiring melemahnya minyak dunia yang kini di kisaran US$ 34 per barel.
Saham-saham di Asia mengalami penurunan karena terimbas sentimen negatif akan prediksi melemahnya perusahaan perbankan setelah Royal Bank of Scotland (RBS) mengumumkan angka kerugian terbesar dalam sejarah korporasi Inggris.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada penutupan perdagangan saham sesi satu, Selasa (20/1/2009) IHSG melemah 26,275 poin (1,95%) menjadi 1.324,412.
Sedangkan rupiah pada perdagangan valas pukul 12.00 WIB menguat 10 poin ke posisi 11.150 per dolar AS. Penguatan rupiah karena sentimen adanya lelang SUN hari ini.
Perdagangan saham sesi siang sangat tipis dengan mencatat transaksi sebanyak 16.270 kali, dengan volume 650,1 juta unit saham, senilai Rp 448,3 miliar. Sebanyak 11 saham naik, 93 saham turun dan 30 saham stagnan.
Saham-saham yang turun harganya antara lain, Bumi Resources (BUMI) turun Rp 30 menjadi Rp 490, Astra Internasional (ASII) turun Rp 550 menjadi Rp 11.950, Bank Rakyat Indonesia (BBRI) turun Rp 175 menjadi Rp 4.525, Bank Danamon (BDMN) turun Rp 375 menjadi Rp 2.550, Perusahaan Gas Negara (PGAS) turun Rp 50 menjadi Rp 2.025, Bank Central Asia (BBCA) turun Rp 125 menjadi Rp 2.800 dan Bank Mandiri turun Rp 20 menjadi Rp 1.890. (ir/qom)










































