"Dengan ini diberitahukan bahwa untuk sementara waktu kami tidak menerima permohonan atau pengajuan baru Pembiayaan Kepemilikan Barang (PKB) untuk seluruh karyawan PT X (nama perusahaan sengaja tidak disebutkan-red) sampai pemberitahuan selanjutnya terhitung tanggal 20 Januari 2009," demikian pemberitahuan dari Sarijaya Finance melalui surat elektronik yang disampaikan kepada rekanannya.
Sumber detikFinance di perusahaan yang merupakan rekanan kerjasama pembiayaan dengan Sarijaya Finance telah menerima surat keterangan resmi itu pada Selasa kemarin (20/1/2009). Menurutnya, Sarijaya Finance secara resmi menghentikan pengajuan baru pembiayaan terhitung 20 Januari 2009.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Erry mengatakan, 3 aset perusahaan milik Herman Ramli yaitu Sarijaya Finance, Sarijaya Insurance dan sebuah perusahaan produsen plastik telah diamankan untuk mengantisipasi jika penjualan 100% saham Sarijaya Sekuritas tidak mampu menutupi kebutuhan mengganti rugi dana nasabah.
Erry juga mengatakan 3 aset yang bernilai Rp 50 miliar tersebut tidak dibekukan dan masih tetap berjalan seperti biasa. Namun, sebagaimana dikemukakan dalam surat keterangan resmi Sarijaya Finance di atas, perseroan telah menghentikan pembiayaan baru.
Sayangnya, tidak satu pun manajemen Sarijaya Finance yang dapat dikonfirmasi mengenai hal ini. Akses publik ke situs resmi Sarijaya Finance pun telah ditutup.
Menanggapi hal ini, kuasa hukum Sarijaya M Lutfi Hakim juga menyatakan belum mendengar mengenai kabar tersebut.
"Saya juga baru dengar soal itu. Tapi penghentian memang bisa saja terjadi, mungkin terkait adanya peyelidikan. Tapi saya belum tahu persisnya," ujar Lutfi.
(dro/ir)










































