Hal itu diungkapkan oleh Executive General Manajer Telkom Sarwoto Atmosutarno di Kantor Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Gedung Garuda, Jalan Medan Merdeka Selatan,Β Jakarta, Kamis (22/1/2009).
"Kita perkirakan setelah 2-3 tahun Satelit Telkom 3 meluncur, minimal akan ada tambahan US$ 50 juta per tahun ke pendapatan Telkom," ungkapnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pembangunan satelit membutuhkan waktu dua tahun, saat ini spesifikasi awalnya sudah ada," imbuhnya.
Nilai investasi satelit tersebut belum berubah walaupun di tengah kondisi krisis seperti sekarang ini, yaitu sekitar US$ 175-200 juta, dengan technical lifetime 15 tahun sejak diluncurkan.
"Untuk nilai pastinya masih kita hitung, kan ada perhitungan asuransi dan sebagainya," jelasnya.
Ia mengatakan, Telkom akan terus menggenjot pembuatan satelit agar memperkuat keterjangkauan telekomunikasi dan ketersediaan bandwith di pelosok tanah air
(ang/ir)











































