Saham-saham tambang dan perbankan mengalami tekanan paling besar karena sentimen rugi derivatif yang dialami dua sektor tersebut akibat melemahnya kurs rupiah terhadap dolar AS di triwulan terakhir 2008.
Pada penutupan saham sesi I, Jumat (23/1/2009) IHSG turun 14,439 poin (1,09%) menjadi 1.312,884. Sedangkan rupiah pada perdagangan valas pukul 11.30 WIB, melemah 95 poin ke posisi 11.270 per dolar AS.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saham-saham yang turun harganya antara lain, Bank Rakyat Indonesia (BBRI) turun Rp 175 menjadi Rp 4.350, Aneka Tambang (ANTM) turun Rp 50 menjadi Rp 1.050, Indocement Tunggal Prakarsa (INTP) turun Rp 225 menjadi Rp 4.375, Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) turun Rp 250 menjadi Rp 6.950 dan Bumi Resources (BUMI) turun Rp 20 menjadi Rp 490.
IHSG mengikuti pelemahan bursa saham Asia di sesi siang ini seperti KOSPI turun 1,48%, Nikkei turun 2,4%, Shanghai turun 0,2%, STI Singapura turun 0,32%.
(ir/qom)











































