Rupiah dan IHSG Melambat

Sesi Siang

Rupiah dan IHSG Melambat

- detikFinance
Jumat, 23 Jan 2009 11:41 WIB
Rupiah dan IHSG Melambat
Jakarta - Kondisi pasar finansial dalam negeri masih terus melambat terkena sentimen negatif penurunan bursa saham Asia. Pelaku pasar masih menerapkan strategi wait and see di tengah ancaman koreksi ekonomi global di tahun 2009.

Saham-saham tambang dan perbankan mengalami tekanan paling besar karena sentimen rugi derivatif yang dialami dua sektor tersebut akibat melemahnya kurs rupiah terhadap dolar AS di triwulan terakhir 2008.

Pada penutupan saham sesi I, Jumat (23/1/2009) IHSG turun 14,439 poin (1,09%) menjadi 1.312,884. Sedangkan rupiah pada perdagangan valas pukul 11.30 WIB, melemah 95 poin ke posisi 11.270 per dolar AS.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Perdagangan saham sesi siang mencatat transaksi sebanyak 8.576 kali, dengan volume 677,2 juta unit saham, senilai Rp 1,290 triliun. Sebanyak 11 saham naik, 70 saham turun dan 45 saham stagnan.

Saham-saham yang turun harganya antara lain, Bank Rakyat Indonesia (BBRI) turun Rp 175 menjadi Rp 4.350, Aneka Tambang (ANTM) turun Rp 50 menjadi Rp 1.050, Indocement Tunggal Prakarsa (INTP) turun Rp 225 menjadi Rp 4.375, Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) turun Rp 250 menjadi Rp 6.950 dan Bumi Resources (BUMI) turun Rp 20 menjadi Rp 490.

IHSG mengikuti pelemahan bursa saham Asia di sesi siang ini seperti KOSPI turun 1,48%, Nikkei turun 2,4%, Shanghai turun 0,2%, STI Singapura turun 0,32%.
(ir/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads