"Pefindo termasuk yang akan menyuntikkan modal ke kita (PHEI). Mungkin sebesar Rp 3 miliar," ujar Direktur Utama PHEI, Ignatius Girendroheru saat ditemui di gedung Bapepam, Lapangan Banteng, Jakarta, Jumat (23/1/2009).
Saat ini PHEI memang sedang mencari investor guna memenuhi persyaratan modal minimum yang ditetapkan sebesar Rp 30 miliar. Saat ini pemegang saham PHEI adalah Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) dan PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia mengatakan, untuk memenuhi persyaratan agar bisa memperoleh izin usaha penuh, PHEI diwajibkan memiliki modal sebesar Rp 30 miliar.
"Jadi masih harus dicari Rp 15 miliar lagi. Peraturannya, untuk tambahan tersebut masing-masing maksimal Rp 3 miliar. Jadi kita sedang mencari 5 investor lagi," ujar Ignatius.
Menurutnya, saat ini sudah ada 3 investor yang berminat masuk sebagai pemegang saham PHEI. "Dua lokal yaitu Pefindo dan satu sekuritas. Satu lagi Bond Price Agency Malaysia," jelas Ignatius.
Ia mengharapkan dalam waktu dekat PHEI dapat segera memenuhi persyaratan modal Rp 30 miliar tersebut. "Paling lambat triwulan III-2009 sudah rampung. Kalau bisa secepatnya," ujarnya.
Oleh sebab itu, PHEI optimistis dapat memperoleh 2 investor lagi dalam waktu dekat agar prosesnya bisa segera selesai.
"Kita harap secepatnya. Tapi kita berusaha realistis di tengah kondisi krisis seperti ini," ujarnya.
(dro/qom)











































