Wall Street Naik Turun Menanti Stimulus Obama

Wall Street Naik Turun Menanti Stimulus Obama

- detikFinance
Selasa, 27 Jan 2009 06:56 WIB
Wall Street Naik Turun Menanti Stimulus Obama
Jakarta - Saham-saham di Wall Street bergerak sangat volatile sebelum ditutup menguat tipis. Investor masih terus menunggu-nunggu paket stimulus ekonomi yang akan segera diumumkan oleh presiden Barack Obama.

Pada perdagangan Senin (26/1/2009), indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA) ditutup menguat tipis 38,47 poin (0,48%) ke level 8.116,03. Indeks Standard & Poor's 500 juga menguat tipis 4,62 poin (0,56%) ke level 836,57 dan Nasdaq menguat 12,17 poin (0,82%) ke level 1.489,46.

Sempat menguat di sesi pagi, indeks saham sempat bergerak naik turun di teritori negatif dan positif. Hantaman berbagai kabar buruk terus menahan kenaikan harga saham lebih lanjut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Salah satu saham yang memicu pelemahan terbesar adalah Caterpillar, yang harga sahamnya anjlok hingga 8,4%, setelah perusahaan alat berat itu mengumumkan labanya di tahun 2009 akan anjlok dan akan melakukan PHK hingga 20.000 karyawan.

Sementara pengumuman Pfizer untuk mengakuisisi Wyeth senilai US$ 68 miliar juga membuat harga saham produsen obat terbesar dunia anjlok. Namun mega transaksi itu sebenarnya sedikit memunculkan sedikit harapan baru.

"Kita belum pernah melihat sebuah kesepakatan besar dalam beberapa waktu, jadi ini adalah sebuah indikasi bahwa ada potensi adanya beberapa kesepakatan yang akan segera terjadi," ujar Kurt Brunner, manager portofolio Swarthmore Group seperti dikutip dari Reuters, Selasa (27/1/2009).

Saham Pfizer tercatat turun hingga 10,3% karena khawatir tentang proyeksi keuntungan perusahaan tersebut setelah mengakuisisi Wyeth. Sementara Wyeth juga turun tipis 0,8%.

"Saya kira kemungkinan ada beberapa pertanyaan berkaitan dengan hal itu. Ini kah solusi yang mereka perlukan untuk menutup kadaluarsa paten Lipitor?," ujar Brunner lagi.

Sebuah sentimen positif datang dari angka penjualan rumah lama AS yang mengejutkan yakni naik hingga 6,5% pada Desember. Indeks saham-saham konstruksi di Dow Jones naik hingga 2,7%.

Volume perdagangan cukup moderat dengan transaksi di New York Stock Exchange mencapai 1,27 miliar, di bawah rata-rata tahun lalu sebesar 1,49 miliar. Sementara di Nasdaq, transaksi mencapai 1,84 miliar, di bawah rata-rata tahun lalu sebesar 2,28 miliar. (qom/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads