Perseroan juga menargetkan pencapaian dana kelolaan hingga Rp 70 triliun. Hal ini dikatakan oleh Direktur Utama Jamsostek Hotbonar Sinaga saat ditemui di Balai Kartini, Jakarta, Selasa (27/1/2009).
"Plafon kita itu 50% obligasi, 30% deposito, dan paling banyak 12% di saham, kalau dulu sampai 20% di saham sekarang hanya 12%," jelasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pengurangan karena memang turun dengan sendirinya karena marked to market, kedua karena memang kami tidak mau terlalu berani di saham," jelasnya.
Rencananya perseroan akan menempatkan dana di keranjang obligasi hingga di atas Rp 35 triliun, sedangkan untuk saham sekitar Rp 7 sampai Rp 8 triliun saja, sisanya ditaruh di deposito dan lain-lain. Dengan demikian maka akan berdampak pada perolehan laba perseroan di 2009 nanti.
"Laba kita di 2008 sampai Rp 937 miliar unaudited," imbuhnya.
Hingga kini Jamsostek memiliki kepesertaan aktif hanya sebanyak 8,2 juta orang sedangkan yang tidak aktif bisa mencapai 16 juta orang lebih. (hen/ir)











































