IHSG Andalkan Gerakan Regional

IHSG Andalkan Gerakan Regional

- detikFinance
Kamis, 29 Jan 2009 07:37 WIB
IHSG Andalkan Gerakan Regional
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berharap mendapat tiupan positif dari faktor eksternal menyusul minimnya sentimen segar dari dalam negeri. Transaksi saham diperkirakan masih minim.

Namun IHSG pada perdagangan Kamis (29/1/2009) punya peluang rebound karena sejumlah saham sudah dalam posisi jenuh jual (oversold), terlebih bursa regional membuka diri di awal perdagangan ini dengan positif.

Indeks Nikkei Jepang Kamis pagi ini dibuka menguat 94,87 poin (1,17%) menjadi 8.201,16. Nikkei mengikuti naiknya Wall Street yang menguat dengan signifikan seiring munculnya optimisme pemerintah baru Presiden Barack Obama yang bergerak cepat menyelamatkan perbankan AS.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

DPR AS telah menyetujui paket stimulus Obama senilai US$ 819 miliar yang diharapkan bisa menahan kejatuhan ekonomi AS dan mengurangi ancaman PHK yang kian marak.

Pada penutupan perdagangan Rabu waktu AS(28/1/2009), indeks Dow Jones ditutup menguat hingga 200,72 poin (2,46%) ke level 8.375,45. Indeks Standard & Poor's 500 naik hingga 28,38 poin (3,36%) ke level 874,09 dan Nasdaq menguat 53,44 poin (3,55%) ke level 1.558,34.

Pasar juga menyikapi tenang keputusan Bank Sentral AS (Federal Reserve) mempertahankan kebijakan suku bunga di kisaran 0-0,25%. The Fed juga bersiap untuk membeli surat utang (US Treasury) jangka panjang milik pemerintah AS

Dari dalam negeri, pelaku pasar diprediksi masih akan wait and see melihat arah yang tepat untuk masuk lagi ke bursa saham. Minimnya transaksi karena banyak perusahaan sekuritas yang tersangkut kasus repo sehingga mengurangi fasilitas marjin ke investor.

Sementara pada penutupan perdagangan saham Rabu kemarin (28/1/2009) IHSG turun 15,180 poin (1,14%) menjadi 1.321,451.

Berikut rekomendasi saham dari perusahaan sekuritas.

Optima Securities

Penurunan indeks sebesar 15 poin ke posisi 1.321 sebagai profit taking dari kenaikan sebelumnya. Transaksi yang tipis menandakan investor masih wait and see sentimen positif. Tekanan jual masih tinggi walaupun indeks sudah masuk area oversold. Hasil The Fed meeting akan menjadi katalis pergerakan bursa global. Peluang teknikal rebound masih terbuka dikisaran 1.300-1.350 dengan pilihan sahan ASII, ITMG, UNTR, INTP, dan ISAT.
ย 
eTrading Securities

Bursa Indonesia Rabu kemarin gagal meneruskan penguatan pada hari sebelumnya dan ditutup terkoreksi seiring aksi profit taking yang dilakukan investor pada saham-saham sektor mining yang hari sebelumnya menguat lebih dari 5%. Indeks ditutup turun -1,1% ke level 1321,4 dengan trading value yang terus mencetak rekor terendah, hanya sekitar Rp745 miliar. Investor masih enggan masuk ke bursa seiring masih mixednya sentiment dan masih menahan portfolionya dalam instrument yang aman seperti Deposito dan Cash.

Sementara bursa US semalam ditutup melonjak terutama pada sektor banking setelah pemerintah berencana akan mendirikan satu bank yang berfungsi untuk mem-bail out surat-surat hutang bermasalah pada bank komersil. Hal ini disambut optimisme investor karena akan menolong sektor finansial yang selama ini terjerat masalah credit default. The Fed memutuskan untuk mempertahankan Fed Rate di level 0-0,25% dan memperkirakan outlook ekonomi US akan membaik pada akhir 2009. Kabar terakhir, Congress US menyetujui proposal stimulus ekonomi Obama senilai US$ 819 miliar. Dow +2,4%, Nasdaq +3,5%, S&P500 +3,3%.

Bursa Asia dibuka menguat hari ini seiring sentimen positif pada sector financial dan optimisme diterimanya paket stimulus Obama. Nikkei +1,6%, KOSPI +0,5%, STI +0,3% dan AORD +0,7%. Dari sector komoditas, Minyak berhasil bertahan di level $42/barrel setelah fuel inventory di US menurun.

Bursa Indonesia hari ini diperkirakan akan turut bergerak menguat seiring pergerakan bursa regional dan US. Optimisme investor di market global terlihat jauh lebih baik dibanding pertengahan 2008 lalu. Saham-saham coal player masih menjadi pilihan seiring masih baiknya outlook permintaan batubara global danย  sector banking diperkirakan akan menguat memanfaatkan sentiment dari bursa US. PTBA, ITMG, BBRI dan BMRI menjadi saham pilihan hari ini dengan rentang pergerakan indeks akan berada pada kisaran 1310 โ€“ 1340. (ir/ir)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads